Temukan Kami di Sini:

YES! Banpres Produktif Usaha Mikro Tahap Dua Cair, Rp1,2 Juta Menanti

0
YES! Banpres Produktif Usaha Mikro Tahap Dua Cair, Rp1,2 Juta Menanti
Ilustrasi Bansos [SUARATURATEA.COM/IBNU GAFFAR]

SUARATURATEA.COM – Untuk merespon kebijakan PPKM Level 4, demi menekan penyebaran Covid-19, Kementerian Koperasi dan UKM terus menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap dua.

Penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro ini dilakukan hingga akhir Juli 2021 dan ditargetkan tersalur kepada 1,5 juta pelaku usaha mikro

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam keterangannya, Jumat (23/7/2021) mengatakan, rencana penyaluran BPUM tahap dua akan dibagi dalam tiga waktu.

BACA JUGA: Laka Lantas Beruntun, Mobil Panther vs Mio Soul di Jeneponto

Pembagian itu yakni, sampai akhir Juli 2021 sebanyak 1,5 juta pelaku usaha mikro, Agustus sebanyak 1 juta pelaku usaha mikro, dan September 500 ribu pelaku usaha mikro.

“Secara total akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro yang beberapa di antaranya masih dalam proses migrasi dan cleansing jadi jumlahnya keseluruhan Rp3,6 triliun,” kata Teten.

Ia mengatakan anggaran BPUM pada 2021 tercatat sebesar Rp 11,76 Triliun untuk 9,8 Juta Pelaku Usaha Mikro dengan nilai bantuan sebesar masing-masing Rp 1,2 Juta.

BACA JUGA: Bikin Terharu, Anggota TNI Ini Adzan Lewat Video Call Saat Buah Hati Lahir

Saat ini telah di tuangkan ke dalam DIPA dan telah direalisasikan 100 persen.

“Sementara anggaran sebesar Rp3,6 Triliun untuk 3 Juta Pelaku Usaha Mikro dengan nilai bantuan sebesar masing-masing Rp 1,2 Juta telah diusulkan alokasinya oleh Menteri Koperasi dan UKM kepada Menteri Keuangan melalui surat Nomor: 41/M.KUKM/V/2021,” katanya.

Teten mengatakan saat ini juga telah diterbitkan surat DJA (KemKeu) No. S-451/AG/AG.3/2021 tentang Pengesahan Revisi Anggaran pada KemKUKM TA 2021 (Revisi ke-4) dan DIPA telah selesai dan diterbitkan.

BACA JUGA: Dianggap Berbohong, Amriana Korban Satpol di Gowa Dipolisikan

BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro agar tetap dapat menjalankan usahanya di tengah pandemi COVID-19 dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Program ini diberikan kepada pelaku usaha mikro yang tidak sedang menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pelaku usaha mikro harus terlebih dahulu diusulkan oleh Dinas Kabupaten/Kota melalui provinsi dan harus memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan NIB/surat keterangan usaha dari kepala desa/lurah. BPUM disalurkan melalui BNI, BRI, dan BPD. (**)

Berkomentar dengan bijak!