Yayasan Angkat Bicara, 30 Murid Dicabuli Guru di Pinrang

0
Yayasan Angkat Bicara, 30 Murid Dicabuli Guru di Pinrang
Ilustrasi

SUARATURATEA.COM, PINRANG – Dua guru honorer, MS (32) dan FD (29), serta seorang penjaga pondok, AM (55), di Pinrang, Sulawesi Selatan, mencabuli puluhan muridnya. Yayasan Pondok Pesantren DDI Patobong, Kabupaten Pinrang, mencatat ada 30 murid yang menjadi korban pencabulan.

“Berdasarkan penelusuran kami dan pengakuan korban ada 30 santri yang menjadi korban,” ujar Ketua Yayasan Ponpes DDI Patobong, Arifuddin Malli, Minggu (22/11/2020) dilansir detikcom.

Arifuddin berharap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turun tangan dalam kasus tersebut, khususnya membantu pemulihan psikis 30 murid yang menjadi korban pencabulan di Pinrang.

BACA JUGA : Seorang Ayah di Jeneponto, Tega Gagahi Anak Kandungnya

Kepala asrama, Rusdi Suba, mengungkap kondisi para santri yang menjadi korban pencabulan terlihat trauma. Kasus tersebut membuat para korban mengasingkan diri.

“Ada yang menjadi enggan bersosialisasi dengan rekan-rekannya karena malu. Mereka banyak melamun dan mengurung diri di kamar karena trauma,” ungkapnya.

Sebelumnya, polisi menangkap tiga orang atas kasus pencabulan sejumlah murid di Pinrang. Dua pelaku yang merupakan guru honorer mencabuli korban dengan awalnya mencari-cari kesalahan korban.

BACA JUGA : Karena ‘Jatah’ Istri Kurang, Alasan Ayah di Takalar Cabuli Anaknya

“Mereka mencari-cari kesalahan anak-anak,” ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Praditya Negara dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (20/11).

Berkomentar dengan bijak!