Waspada! Ada Uang Palsu di Jeneponto, Korbannya Penjual Pulsa

0
Waspada! Ada Uang Palsu di Jeneponto, Korbannya Penjual Pulsa
Waspada! Ada Uang Palsu di Jeneponto, Korbannya Penjual Pulsa

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Uang palsu pecahan Rp50.000 ribu beredar luas di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Peredaran uang palsu tersebut menyasar Anto, salah satu penjual pulsa di Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Binamu.

Dia menemukan uang palsu tersebut dari hasil transaksi penjualannya.

Anto bercerita, awalnya ia membuka laci kas toko dan mendapati uang tersebut dan merasa kaget.

Dia mengetahui hal tersebut, ketika memeriksa bentuk kertas upal yang benang pengamanya tidak lengket.

“saya sangat kaget waktu membuka laci tempat uang saya, kemudian saya curiga dengan uang Rp50.000 ribu ini, setelah saya periksa dan menerawannya baik-baik ternyata uang ini palsu,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, (25/2/2021).

Meski benang pengamannya ada, namun tekstur kertas upal berbeda jauh dari uang asli.
Untuk memastika bahwa uang itu benar-benar palsu, ia kemudian membawanya ke unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) terdekat. Setelah di cek oleh karyawan Bank ternyata uang itu palsu.

“Saya bergegas cepat menuju ke Bank BRI unit Bontotangga, untuk lebih memastikan bahwa betul uang ini palsu atau tidak, dan pihak BRI membenarkan bahwa betul uang pecahan Rp50 ribu ini palsu,” terangnya.

Dia mengatakan, bahwa bukan hanya dirinya yang menjadi korban uang palsu, tapi warga lainnya juga.

“Ada juga beberapa teman saya yang ikut menjadi korban dengan beredarnya uang palsu ini,” katanya.

Dia mengaku, dengan beredarnya uang palsu ini membuat para penjual merasa di rugikan.

Olehnya itu, ia berharap agar pihak kepolisian segera bertindak dan menyelidiki siapa dalang di balik uang palsu tersebut.

“Saya ingin pihak kepolisian bertindak cepat atau menyelidiki terkait dengan adanya oknum yang berani mengedarkan uang palsu tersebut, karena saya anggap sangat merugikan para pedagang atau warga lainnya,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil pantauan di Polres Jeneponto, uang palsu itu sudah di tangani oleh penyidik.

Nampak, Kanit unit Thahbang memegang upal itu. Ia membandingkan dengan uang pecahan Rp50 asli.

Saat dimintai pembenaran terkait upal itu, ia enggan berkomentar hanya menyarakan untuk ke Kapolres atau Kabag Humas.


Penulis                : Arya Pratama
Editor                  : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!