Warga Takalar Meninggal Usai Divaksin, Anak: Beliau Sebelumnya Sehat-sehat

Warga Takalar Meninggal Usai di Vaksin, Anak: Beliau Sebelumnya Sehat-sehat
Warga Takalar Meninggal Usai di Vaksin, Anak: Beliau Sebelumnya Sehat-sehat

SUARATURATEA.COM, TAKALAR – Mahmud (20), anak dari Sulaiman daeng Tika warga Takalar mengaku selama ini ayahnya tidak memiliki riwayat penyakit apapun, ayahnya dinyatakan meninggal dunia usai divaksin.

“Nggak ada pak (gejala, red), tidak ada pak (penyakitnya, red), sehat-sehatji terus,” kata Mahmud di kediamannya kepada wartawan. Selasa (23/3/2021).

Tak hanya itu, Sulaiman yang disebut bekerja sebagai Outsourcing di PLN sempat menjalani hari-hari seperti sediakala, seperti masuk kerja usai divaksin.

BACA JUGA : Demam Tinggi, Seorang Pria di Takalar Meninggal Usai di Vaksin

“Iya langsung masuk kerja,” timpalnya saat wartawan mempertanyakan ayahnya yang sempat masuk kerja usai di vaksin.

Sementara menurutnya, dari pihak RS yang menangani korban, Mahmud mengaku tidak ada pemberitahuan hasil dari dokter.

“Tidak ada hasilnya ia, pemeriksaan sebelum divaksin itu iya saya tidak tahu, karena pemeriksaan vaksin itu kan di kantornya juga pak, karena saya disini (di rumah, red),” paparnya.

BACA JUGA : Kebakaran Hebat Landa Pemumikan Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Saat ditanyakan, korban divaksin di kantor PLN, kota Makassar.

“(disana di vaksin kantor?, red) Iya pak, (di Makassar yah?, red) Iya pak, (meninggal di RS Haji?, red), iya pak, satu jam kemudian di RS Haji,” tandasny.

Sebelumnya Pria berusia 50 tahun bernama Sulaiman daeng Tika di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan meninggal dunia.

Sulaiman meninggal dunia disebut karena mengalami demam setelah mengikuti penyuntikan vaksinasi covid-19.

BACA JUGA : Begini Cerita Nelayan di Jeneponto yang Hilang di Tengah Laut

Salah satu putranya, Mahmud (20) mengaku orang tuanya yang meninggal ini merupakan karyawan outsourcing PLN. Dia mengaku bahwa bapaknya itu sebelum-sebelumnya dalam keadaan sehat.

“Nggak ada iya pak (Gejala, red), sebelum-sebelumnya sehat-sehatji,” kata Mahhmud di kediamannya. Selasa (23/3/2021).

kata Mahmud, orang tuanya itu mengikuti vaksinasi pertama di Kantornya PLN Gardu Induk Daya, Kota Makassar pada Senin (15/3/2021) lalu.

BACA JUGA : Identitas Mayat Pria 52 Tahun di Jeneponto Terungkap, Polisi Ungkap Kronologinya

“Setelah divaksin ini dua hari kemudian ada gejalanya panas dingin, neyeri otot, pokoknya seluruh badan sampai kadang panasnya naik, kadang juga turun, vaksin itu tanggal 15 pak,” cerita Mahmud.

Dirinya menceritakan gejala yang diderita ayahnya, Sulaiman itu mengalami panas dingin hingga nyeri otot.

“Gejalanya setelah dua hari kemudian. Gejalanya seperti panas dingin, kadang naik kadang turun, nyeri otot seluruh badan, lengan,” terangnya.

Sulaiman adalah merupakan warga Jonggoa Desa Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, dirinya dinyatakan meninggal dunia diduga usai divaksin.

BACA JUGA : Wabup Gowa Diduga Penggalangan Dana Pesantren dan Yayasan, Faktanya?

Terpisah, Kabid P2P Kabupaten Takalar, Dr. Hj. Novita Yulianti mengaku telah menerima kabar tersebut.

“Mengenai Sulaiman yang meninggal saya sudah diberitahu juga, tapi apakah meninggal karena vaksin itu. Sementara di investigasi oleh tim ahli yangg telah dibentuk dan di SK-kan oleh Gubernur,” singkatanya saat dikonfirmasi media.

Berkomentar dengan bijak!