Warga Sinjai Terlibat Curanmor, Tujuh Pelaku Diringkus Tim Anti Bandit Polres Gowa

0
Warga Sinjai Terlibat Curanmor, Tujuh Pelaku Diringkus Tim Anti Bandit Polres Gowa
Warga Sinjai Terlibat Curanmor, Tujuh Pelaku Diringkus Tim Anti Bandit Polres Gowa

SUARATURATEA.COM, GOWA – Tujuh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil dibekuk tim Anti Bandit Polres Gowa.

Tujuh pelaku ini dibekuk di Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Para pelaku itu berinisial AB alias Colli (23), AM Als Ajir (16), MF alias Aan (15) ketiga pelaku ini adalah warga Tombolo Pao Kabupaten Gowa, serta GB (21) warga Tinggimoncong, Gowa.

BACA JUGA : Hotel Pantai Marina Bantaeng Dijadikan Tempat Pasien Covid-19

Tiga pelaku lainnnya bernisial W alias Udin (18), I alias Ippang, AB alias Nego (19). Ketiga pelaku ini merupakan warga Kabupaten Sinjai.

Penangkapan ini dilakukan dalam waktu yang berbeda oleh Tim Anti Bandit Polres Gowa bersama Sat Reskrim Polsek Tombolopao.

“Pelaku AB Als Colli ini merupakan otak pelaku dan sebagai kepala komplotan Curanmor. Dia diciduk ditempat persembunyiannya di Kabupaten Pangkep,” kata Kanit Intelkam Polsek Tombolopao. Selasa (23/2/2021) dini hari tadi.

BACA JUGA : Steering Committee Musda X Golkar DPD Jeneponto Serahkan Bahan dan Berkas Rancangan Balon Ketua

Sebelumnya, ada enam terduga pelaku ditangkap dan melakukan pengembangan hingga berhasil meringkus ke tujuh para pelaku ini.

Mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda diantaranya di wilayah Kabupaten Pangkep, Luwu, Sinjai, kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan dua unit sepeda motor roda dua.

BACA JUGA : Pangkat Brigadir Polisi Kepala, Dua Oknum Ini Ditangkap Polda Sulsel

Di tempat yang terpisah, Kapolsek Tombolopao AKP H. Jamarang mengatakan, aksi dari ke tujuh terduga pelaku telah membuat keresahan ditengah masyarakat akhir-akhir ini.

“Tak tangung tangung tersangka berhasil menggasak kendaraan bermotor di dua tempat dengan waktu yang hampir bersamaan,” kata Kapolsek.

“Pada Akhir tahun 2020, tersangka beraksi di Ds. Mamampang dan pekan lalu mereka beraksi di Ds. Tonasa dan kini barang bukti berupa dua unit sepeda motor telah disita sebagai barang bukti,” imbuh Kapolsek.

BACA JUGA : Dituding Hoax, Oknum LSM Dilaporkan ke Polres Jeneponto

Terhadap pelaku, untuk mempertangung jawabkan perbuatannya, mereka digiring ke Polsek Tombolopao dan akan dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3e 4 e KUHP dan Penadahan dengan Ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lain, dan kami akan lakukan pengusutan dan pengembangan hingga tuntas,” pungkas Kapolsek.


Penulis         : Ibnu Gaffar
Editor           : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!