Wacana Pembukaan Bioskop di Kota Makassar, Sanksi Tegas Pelanggar Prokes

0
Wacana Pembukaan Bioskop di Kota Makassar, Sanksi Tegas Pelanggar Prokes
Suasana rapat pembahasan dibukanya bioskop di Kota Makassar

Suaraturatea.com, Makassar – Rencana pembukaan kembali seluruh bioskop dimasa Pandemi covid-19 di kota Makassar direspon Pemerintah Kota. Senin (02/11/2020).

Wacana itu direspon langsung Pemerintah Kota Makassar dengan catatan tetap memperketat dan menerapkan aturan protokol kesehatan.

Rencana pembukaan sarana hiburan ini diketahui saat Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha bioskop di Gedung Balaikota Makassar.

BACA JUGA : Pria di Maros Tega Bunuh Istrinya Menggunakan Batu

“Kita ingin mendorong ekonomi masyarakat agar kembali bergerak  ditengah pandemi. Namun syaratnya itu tidak boleh memperburuk upaya pengendalian Covid yang selama ini kita lakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Meskipun beberapa waktu lalu, kata dia, juga sebelumnya status Makassar dikategorikan sebagai zona orange.

“Namun itu tidak boleh sedikitpun membuat kita lengah, virus Covid-19 masih gentayangan dan masih mengintai kita” tambah Rudy.

Terkait permintaan sejumlah pelaku usaha bioskop agar kembali diizinkan beroperasi. Rudy membeberkan hal itu bisa saja diberikan izin.

“Sebenarnya sama saja dengan izin pesta pernikahan. Selama protokol kesehatan bisa dipastikan berjalan tentu saja bisa direkomendasikan untuk dibuka. Prinsipnya, seluruh potensi yang bisa memicu penularan agar dihindari, kita terapkan sanksi tegas jika ditemukan ada pelanggaran” tegasnya.

BACA JUGA : Petani Tembakau Tunggu Jokowi di Solo untuk Tolak Kenaikan Cukai

Sementara itu, Sekda Kota Makassar, M. Ansar yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa pengawasan secara langsung harus dilakukan secara terus menerus.

“Termasuk memastikan sirkulasi udara di dalam gedung bioskop berlangsung secara terus menerus, pemasangan CCTV di seluruh ruangan bioskop, termasuk sterilisasi ruangan setiap saat” ujar Ansar.

Mereka juga menyarankan agar penjualan tiket bioskop bisa dilakukan secara online sehingga mengurangi interaksi langsung.

Penulis : Ilham
Editor   : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!