SUARATURATEA,COM, JENEPONTO – Sampara (46), seorang petani rumput laut asal Desa Arungkeke Palantikang, Kacamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dilaporkan tenggelam.

Sampara dilaporkan hilang sejak Kamis, (21/1/2021). Dan ditemukan Tim SAR Gabungan sudah tidak bernyawa, Jum’at (22/1/2021).

Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 16.20 wita tadi. Hilangnya Sampara diduga kuat tenggelam saat memantau lokasi tanaman rumput lautnya pada pagi hari.

BACA JUGA : BREAKING NEWS : Seorang Petani Rumput Laut di Jeneponto Dikabarkan Tenggelam

Kordinator Basarnas Bantaeng, Arman mengatakan Pencarian terhadap korban tenggelam
ini memasuki hari kedua.

“Allhamdulillah sore ini sekitar jam 16.20 wita berhasil ditemukan,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di pelabuhan Bungeng, Jum’at ini.

Dia mengaku, jenazah Sampara ditemukan dalam kondisi mengambang tidak jauh dari lokasi tanaman rumput laut milikya.

BACA JUGA : BREAKING NEWS: Gempa Berkekuatan 7,1 SR Guncang Sulawesi Utara

“Ditemukan dilokasi rumput lautnya jadi posisi sudah mengambang oleh rekan-rekan tim SAR,” jelasnya.

Saat ditemukan, jenazah tersebut kemudian dibawa menujukan pinggiran pelabuhan Bungeng. Setiba, jenazah itu langsung dibawa menggunakan mobil ambulans lalu dibawa ke rumah duka.

“Selanjutnya korban dibawa menuju pelabuhan bungeng dan diangkut mobil ambulans. Proses pencarian ini sudah memasuki hari kedua,” ungkapnya.

BACA JUGA : Kondisi Sampara Petani Rumput Laut yang Tenggelam di Jeneponto Masih Utuh

Meski berada di laut selama dua hari, ia mengaku, kondisi tubuh Sampara itu masih dalam keadaan utuh.

“Allhamdulillah masih utuh, tidak ada bekas-bekas luka,” terangnya.


Penulis           : Arya Pratama
Editor             : Reza Demil
Content Video : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!