SUARATURATEA.COM – Satu unit rumah panggung milik warga di kampung Bulloe Desa Bontomatene Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, ludes terbakar, sekeluarga dilaporkan tewas di Jeneponto.

Enam orang tewas terpanggang karena terjebak dalam kobaran api. Meski sempat berteriak minta tolong.

Pjs Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Sahrul mengatakan, kebakaran terjadi pada Selasa (26/01/2021) sekitar pukul 23.30 Wita.

Ia menyebutkan, rumah panggung yang terbakar tersebut merupakan milik Sirajang, (75) warga kampung Bulloe Desa Bontomatene.

Selain menghabiskan rumah, kata dia, enam penghuni rumah tak lain adalah sekeluarga dilaporkan tewas di Jeneponto.

Keenam korban tewas diketahui masing masing bernama, 1. Sirajang (75) pemilik rumah. 2. Saleori (65) Istri Sirajang.

3. Yusuf Tompo (38), 4. Armi Damayanti (35) 5. King Abd Soleh 8 bulan anak pasangan Yusuf Tompo dan Armi Damayanti. 6. Kautsar Biyang (8) pelajar salah satu Sekolah Dasar di Jeneponto.

Anak dari pasangan Yusuf Tompo dan Armi Damayanti. “Kautsar Biyang ini adalah ponakan istri Yusuf Tompo, Armi Damayanti Dg Kebo” tutur Sahrul

Saat kebakaran terjadi, para korban sempat mencoba menyelamatkan diri.

Namun, para korban ini sudah terjebak kobaran api, lalu terbakar bersama rumah beserta isinya.

Kasubag Humas Polres Jeneponto ini menjelaskan, satu rumah ludes terbakar ini pertama kali diketahui warga sekitar bernama Iksan.

Sahrul menuturkan bahwa, Iksan kepada petugas menjelaskan melihat api mulai membakar rumah kayu itu pada bagian atap.

“Saksi (Iksan) menjelaskan kepada petugas di lokasi, bahwa api berawal dari atap rumah. Saat itu saksi langsung meminta bantuan warga lain untuk membantu memadamkan api air dan alat seadanya,” ungkap Sahrul.

Namun api sambung Sahrul, begitu cepat menghanguskan satu rumah panggung bersama dengan isinya.

Api baru dapat dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian.

“Api dapat dipadamkan setelah empat mobil damkar tiba dilokasi. Pasca kejadian, situasi di TKP terpantau aman dan kondusif,” pungkas Sahrul.


Penulis    : Ibnu Gaffar
Editor      : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!