Buntut peristiwa pembunuhan salah soerang pelajar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan berinisial AM (17) mulai mendapat titik terang.

Kasat Reskrim, AKP Jufri Natsir mengatakan, korban dibunuh atas perencanaan kedua otak pelaku. IK (16) dan AD (14).

Keduanya yang berstatus anak dibawah umur ini belum memiliki buku nikah. Namun, kabarnya, kedua tersangka memilih kawin lari.

Meski begitu, terduga pelaku lainnya itu yang turut diamankan setidaknya ada 6 orang.

“Mereka itu ada empat orang anak dibawah umur termasuk otak pelaku, dan lainnya itu sudah dewasa,” tuturnya.

Sementara itu, AD dengan korban AM sebelumnya juga telah pernah bertatap muka di salah satu caffe di Wilayah Gowa.

Dari situ, keduanya AD dan AM menjalin komunikasi yang erat secara tertutup. Hingga akhirnya kasus asmara keduanya terbongkar saat suami dari AD, yakni IK mendapati pesan di gawai istrinya.

“Dari situ pelaku, IK meminta istrinya untuk merencanakan pertemuan dengan korban. Seperti itu, IK lalu mengabari rekan lainnya,” jelas Jufri.

Berkomentar dengan bijak!