Temukan Kami di Sini:

[UPDATE] Makam yang Dibongkar Tanpa Jasad di Jeneponto Ternyata Berusia 31 Tahun

0
[UPDATE] Makam yang Dibongkar Tanpa Jasad di Jeneponto Ternyata Berusia 31 Tahun
[UPDATE] Makam yang Dibongkar Tanpa Jasad di Jeneponto Ternyata Berusia 31 Tahun | [FOTO ILUSTRASI/IBNU GAFFAR]

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Baru-baru ini, kasus pembongkaran makam yang terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) tanpa jasad dibuat heboh masyarakat setempat.t

Pasalnya, saat dilakukan pembongkaran makam itu rupanya hanya ditemukan selembar kain kafan yang masih utuh.

Jasad yang bernama Rahman yang kerap disapa Galla Ramang itu tak ada di liang lahatnya.

BACA JUGA : Jeneponto Bakal Terapkan PPKM Skala Mikro, Dua Kecamatan Ini Masuk Zona Hijau

Kejadian itu diceritakan saat jasad korban rencananya akan dipindahkan ke tempat pemakaman wilayah lain.

Lokasi ini terjadi di Kampung Bo’nia, Desa Bungungloe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto.

Pihak keluarga dan warga setempat dibuat heboh, lantaran saat dilakukan pembongkaran makam di Jeneponto ini, jasad korban tak ada, termasuk tulang-belulangnya.

BACA JUGA : Gempar! Makam di Jeneponto Dibongkar Tanpa Jasad, Kain Kafan Masih Utuh

Suharto, salah satu anak dari almarhum mengatakan, saat dilakukan penggalian, kain kafan yang ada di liang lahat itu hanya berisikan tanah dan kondisi kain kafan tampak utuh.

“Almarhum meninggal 1990 berarti baru 31 tahun,” kata Suharto.

Kata dia menceritakan kronologis kejadian, saat dilakukan penggalian makam, penggali kuburan hanya menemukan selembar kain kafan.

BACA JUGA : Ternyata Almarhuma Artis Jane Shalimar Pernah Jadi Bintang Film Uang Panai Maha(R)L

Setelah diperiksa, pihak keluarga kaget bercampur heran lantaran tidak mendapati tulang belulang jasad Rahman pada Kamis (1/7/2021) lalu.

“Kita kaget karena jenazah sudah tidak ada di dalam kuburnya, tidak adami tengkorak. Hanya kain kafan yang utuh,” kata Senin (5/7/2021) kemarin.

Rencananya, jasad Rahman bakal dipindahkan ke pekuburan keluarga yang terletak di Kampung Gantinga, Desa Bontomatene, Kecamatan Turatea.

BACA JUGA : Warga Enrekang Sulsel Perintah Selingkuhan Bunuh Suami di Papua

Suharto menuturkan, pemindahan jasad itu karena lokasi pekuburan saat ini berdekatan dengan pembuangan air comberan yang diaggap tidak steril.

Diketahui istri dari Galla Rahman ini juga dikabarkan baru-baru ini telah meninggal dunia. Atas dasar itu, pihak keluarga membongkar makam Galla Ramang untuk ditempatkan berdampingan dengan istrinya di Kampung Gantinga. (**)

Berkomentar dengan bijak!