Temukan Kami di Sini:

Turunkan Baliho Wakil Bupati Jeneponto, Kasat Pol PP Berdalih “Perintah Bupati”

0
Kasat Satpol PP Jeneponto Aspa Muji

Krg Tawang/Jurnalis


TURATEANEWS.com,JENEPONTO—Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu yang mendatangi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Jln Lanto Daeng Pasewang, Jeneponto, berlangsung tegang, terkait pencopotan balihonya yang terpasang di sejumlah titik, Rabu 24 Agustus.

Mulyadi Mustamu yang datang ke Kantor Satpol PP, langsung menemui Kasat  Satpol PP Aspa Muji. Dalam pertemuan  itu,Aspa Muji berdalih, penurunan baliho ada aturannya di bidang pendapatan dan Dinas Tata  Ruang. Namun Aspa Muji tidak mampu menjelaskan aturan itu dihadapan Wabup.

Baca : Satpol PP Lecehkan Wabup Dengan Menurunkan Baliho Ucapan Kemerdekaan RI

Dia mengakui kesalahnya. Bahwa anak buahnya menurunkan baliho pak Wabup atas perintah pak Bupati Iksan Iskandar. “Saya tidak mungkin menurunkan baliho ta Karaeng, Kalau bukan perintah Bupati,” kata Aspa dihadapan Wabup.

Setelah mendatangi Kasat Satpol, Wakil Bupati yang hendak ke Bidang Pendapatan dan Dinas Tata Ruan. Tiba tiba Bupati muncul di Satpol PP dan bertemu Wabup dihalaman kantor Satpol PP.

Baca : Jika Tak Ada Regulasi Perda Pemasangan Baliho, Ketua DPC Hanura Jeneponto Ancam “Polisi-kan Satpo PP”

Kata Bupati, ada masalah apa lagi ini. Pak Wabup pun menjawab, baliho saya diturunkan oleh Satpol PP. Apa salah saya sampai dilecehkan, sepertinya saya tidak dihargai sebagai pemerintah dan atasannya, kata Mulyadi Mustamu.

Saling berhadapan, Bupati mengakui kesalahannya yang telah memerintahkan Satpol PP menurunkan Baliho Wabup.”Saya perintahkan Satpol PP menurunkan Baliho Wabup yang rusak. Bukan yang tidak rusak,” akui Iksan Iskandar.

Baca : Empat Baliho Wakil Bupati Dirusak

Selain itu, Iksan Iskandar juga mengakui, dirinya tidak pernah melarang pemasangan baliho, selama sesuai dengan aturan dan tidak mengganggu kenyamanan. ” Tidak ada Perdanya baik melarang maupun memperbolehkan, selama tidak menggaggu kenyamanan,” akui Iksan.  Jadi yang salah ini, Satpol PP. Lain yang  diperintahkan, lain yang dilakukannya, ujarnya.

Mendengar hal itu, Wakil Bupati Mulyadi Mustamu mengatakan, kasus ini saya harus melaporkan. Namun Bupati pun membalasnya, mau ko melapor kemana.  Saya melaporkan ke polisi perbuatan Satpol PP yang sudah merusak baliho dan menurunkan baliho tanpa izin, kataWabup Mulyadi Mustamu sambil meninggalkan Bupati di halaman kantor Satpol PP.

Baca Juga :

Polisi Janji Tuntaskan Dugaan Kekerasan “Sumarni” Perawat RSUD Jeneponto

Kepala BI Tinjau Realisasi Program CSR di Jeneponto

Berkomentar dengan bijak!