Terungkap, Ini Dugaan Sementara Pria di Gowa Ditebas Hingga Rahang Luka Terbuka

Terungkap, Ini Dugaan Sementara Pria di Gowa Ditebas Hingga Rahang Luka Terbuka
Terungkap, Ini Dugaan Sementara Pria di Gowa Ditebas Hingga Rahang Luka Terbuka

SUARATURATEA.COM, GOWA – Aso dg Kulle, pria berusia 54 tahun ini ditebas menggunakan parang, akibatnya, dia mengalami luka pada bagian rahang kiri, pergelangan tangan dan kepalanya.

Kondisi luka korban ini mengalami luka terbuka dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Syech Yusuf Gowa, Sulawesi Selatan.

Adik kandung korban, Nurlia (31) mengatakan, peristiwa ini baru diketahui keluarganya ketika Aso telah berada di RS.

BACA JUGA : Insiden Berdarah di Gowa, Pria 54 Tahun Ditebas

“Kakak (yang dirawat, red) informasi awalnya itu ada tetangga yang bawa pasien ke sini, sampai di sini (RS Syech Yusuf) datang juga kakakku, jadi di telpon sama tetangga bilang sekarang Kakak saya ada di RS Syech Yusuf,” kata Nurlia di RS Syech Yusuf, Senin (14/6/2021).

Dia mengaku, dirinya masih bingung lantaran informasi yang diterimanya itu kakak kandungnya (Aso, korban) mengalami luka.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (13/6/2021) sekira pada pukul 23.00 wita malam.

BACA JUGA : Bupati Bulukumba Bubarkan dan Tendang Ban yang Dibakar Pendemo Hinga Satpol PP Memukul

“Luka sobek di sini (rahang, red), ini patah rahangnya sama pergelangan tangan (kiri) patah tulang kecilnya karena (tebasan) parang” bebernya.

Peristiwa ini kata Nurlia, kakaknya ini diparangi lantaran diduga telah mengambil ayam milik pelaku.

“Permasalahannya begitu, Diduga (dituduh) ambil ayamnya pelaku, baru belumpi ada buktinya, baru dituduh dan langsung diparangi,” jelasnya.

BACA JUGA : VIDEO: Detik-detik Ketua MUI di Bone Wafat di dalam Masjid

Sejauh ini korban masih menjalani perawatan di RS Syech Yusuf Gowa, informasi tersebut bahwa pelaku pemarangan ini juga memiliki hubungan keluarga.

“Dikenal pelaku, karena sepepu dua kali, ada hubungan keluarga ji juga,” terangnya. (*)

VIDEO YOUTUBE ANJI DRIVE DITANGKAP:

Berkomentar dengan bijak!