Temukan Kami di Sini:

Terbitkan SE, Bupati Gowa Perpanjang PPKM Mikro, Ini Jadwalnya

0
Terbitkan SE, Bupati Gowa Perpanjang PPKM Mikro, Ini Jadwalnya
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. (SUARATURATEA.COM-ISTIMEWA)

SUARATURATEA.COM, GOWA – Kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PPKM berskala Mikro di Kabupaten Gowa diketahui telah berakhir pada 20 Juli 2021 kemarin. Saat ini kembali diperpanjang hingga 25 Juli mendatang.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku, perpanjangan ini dilakukan lantaran kasus positif Covid-19 di Indonesia kian meningkat.

“Merujuk dari instruksi Menteri Dalam Negeri tentang perpanjangan PPKM Mikro serta meningkatnya penyebaran Covid-19 serta kasus positif Covid-19, Pemerintah Kabupaten Gowa akhirnya memutuskan memperpanjang pemberlakuan PPKM Mikro,” ujar Adnan. Rabu, (21/7/2021).

Sementara itu, keputusan perpanjangan PPKM Mikro ini disebut untuk kepentingan masyarakat. Terlebih lagi mengedepankan kesehatan bersama.

“Di masa sulit seperti ini, keputusan memperpanjang PPKM Mikro ini memang berat tapi mesti diambil. Sekali lagi, demi kebaikan dan kesehatan kita semua,” lanjutnya.

Adnan berharap, perpanjangan PPKM Mikro ini bisa menekan penurunan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa.

Selain itu, diminta kepada masyarakat agar kegiatan PPKM Skala Mikro ini bisa memberikan dampak yang begitu besar untuk perubahan.

“Semoga ini bisa dimaklumi dan dijalankan dengan baik sehingga kita bisa bersama-sama keluar dari pendemi ini dan bisa kembali hidup seperti sedia kala,” harapnya.

Sementara itu, selama perpanjangan PPKM ini, tidak berbeda dengan PPKM Mikro sebelumnya seperti jam operasional mini market berjaringan hanya bisa buka hingga pukul 19.00 Wita.

Toko kelontong dan sejenisnya bisa buka hingga pukul 22.00 Wita. Begitupun dengan restoran atau rumah makan bisa buka di atas pukul 19.00 Wita tetapi dengan catatan hanya dapat melayani pesan antar dan tidak boleh makan di tempat.

Sama halnya PPKM Mikro sebelumnya, tempat-tempat ibadah juga masih tetap buka, dengan kapasitas 25-50 persen dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (**)

Berkomentar dengan bijak!