Temukan Kami di Sini:

Tenda Biru untuk Satgas TMMD, Letkol Kav Adi Priatna; Cuaca Tidak Jadi Penghalang Bagi Prajurit

0
Tenda Biru untuk Satgas TMMD, Letkol Kav Adi Priatna; Cuaca Tidak Jadi Penghalang Bagi Prajurit
Tenda Biru untuk Satgas TMMD, Letkol Kav Adi Priatna; Cuaca Tidak Jadi Penghalang Bagi Prajurit

SUARATURATEA.COM, SELAYAR – Perkembangan pelaksanaan TMMD Ke 111 Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan hingga saat ini, Selasa (29/6/2021) secara umum telah mencapai bobot 68%, satgas TMMD terus mengebut proses penyelesaian.

Sementara Proses lainnya adalah penyelesaian pembangunan mesjid dan pembuatan duiker serta talud penahan longsor disepanjang 3,2 km lebih jalan Bitombang-Tola juga terus dikebut.

Kondisi cuaca yang sering berubah-ubah dan medan pengerjaan yang cukup berjarak jauh dari lokasi pemukiman yang merupakan pusat pos membuat personil Satgas mendirikan tenda perlindungan.

BACA JUGA : Cerita Perjuangan Warga Melewati Jembatan Gantung di Mamasa Sulbar, Ternyata Ada…
BACA JUGA : Pelebaran Jalan dan Pembangunan Jembatan Masih Dikebut Satgas TMMD Selayar

Beberapa titik tenda biru itu dibangun oleh Tim Satgas TMMD untuk terus melancarkan pembangunan dekker dan drainase pembuangan air.

“Kita mendirikan sekaligus tenda-tenda biru ini digunakan untuk melindungi bahan material semen dan pasir saat hujan mengguyur lokasi TMMD Ke 111 Kepulauan Selayar,” kata Dansatgas TMMD Ke 111 Kepulauan Selayar, Letkol Kav Adi Priatna.

| VIDEO NEWS: 

Selain itu kata dia, bahwa memang beberapa hari terakhir ini cuaca di lokasi TMMD Ke 111 tidak dapat diprediksi.

“Kadang cuaca cerah, tiba-tiba mendung dan langsung hujan mengguyur lokasi. Akibatnya jalan yang baru dibuka dan masih belum pengerasan licin karena lumpur. Termasuk di titik pengerjaan dekker dan tanggul penahan longsor juga demikian,” akunya.

BACA JUGA : Curi Sepeda Motor, Pria di Gowa Ditangkap bersama Pamannya, Ternyata…
BACA JUGA : Pemantik dari Kesbangpol, Satgas TMMD ke-111 Selayar Gelar Penyuluhan Wasbang dan Bela Negara

Kendati demikian, tenda yang didirikan para Satgas TMMD ini untuk menghalau dan menjaga bahan baku yang akan digunakan. Sehingga dikala hujan mengguyur, personel tetap melancarkan prosesnya.

“Personil yang bekerja harus memasang tenda untuk mengamankan material dan campuran semen dari terpaan air hujan. Namun sekali lagi, kondisi cuaca ini tidak menjadi penghalang, yang namanya prajurit tidak akan menjadikan kondisi cuaca sebagai penghalang karena mereka sudah terlatih untuk tetap melaksanakan tugas,” tandasnya.

Berkomentar dengan bijak!