Temukan Kami di Sini:

Tak Ingin Seperti Mahasiswa Unhas, Bupati Jeneponto; Universitas yang Mengutus Mahasiswa KKN Harus Ada Hasil Swab

0
Tak Ingin Seperti Mahasiswa Unhas, Bupati Jeneponto; Universitas yang Mengutus Mahasiswa KKN Harus Ada Hasil Swab
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar (kanan) | [SUARATURATEA.COM]

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Bupati Iksan Iskandar angkat bicara soal 60 Mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) terkonfirmasi positif di wilayahnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto yang dituding kecolongan lantaran adanya temuan 60 mahasiswa KKN Unhas yang terpapar covid-19.

“Tidak ada yang kecolongan,” tegas Bupati dua periode. Rabu (7/7/2021).

BACA JUGA : Lihat Aksi Pencurian Laptop Wanita Berkerudung Merah di ATM BRI Tarowang Jeneponto

Kata Iksan, bahwa setiap Universitas yang mengutuskan mahasiswanya menggelar KKN di wilayah Jeneponto harus melewati prosedur persyaratan yang ada. Seperti memperlihatkan status berbadan sehat dalam hal ini keterangan hasil swab.

Dia menilai bahwa mahasiswa KKN Unhas ini telah sesuai dengan mekanisme prosedur. Meski begitu, mahasiswa yang menggelar KKN ini juga dinilai kerap melakukan perjalanan keluar kota lalu kembali masuk ke wilayah Jeneponto.

“Karena syaratnya masuk itu KKN harus sudah swab. Ada swabnya semua. Tetapi setelah disini kurang lebih satu minggu mereka beraktivitas pulang balik ke Jeneponto-Makassar dan ke mana-mana mungkin selama itu terkonfirmasi positif. Jadi tidak ada kecolongan,” jelasnya.

BACA JUGA : Viral, Warga di Bangkala Jeneponto Adu Mulut dengan Petugas Kesehatan, Ini Penyebabnya!

Terkait dengan perkembangan status mahasiswa itu, sejauh ini baik dari Dinas Kesehatan dan instansi terkait Pemerintah Daerah yang melakukan monitoring, Kata Iksan tak lagi dimintai keterangan pemeriksaan ulang.

“Tidak, Karena kita sudah terima hasil pemeriksaanya di sana. Jadi syarat kita semua sudah swab masuk di Jeneponto,” pungkasnya.

BACA JUGA : Jeneponto Bakal Terapkan PPKM Skala Mikro, Dua Kecamatan Ini Masuk Zona Hijau

Diketahui, Dinas Kesehatan (Diskes) Jeneponto dituding kecolongan terkait dengan penanganan covid-19 di Jeneponto. Mereka dianggap tidak melakukan monitoring terlebih dahulu sebelumnya saat adanya lima orang mahasiswa yang dikabarkan terkonfirmasi positif hingga dilakukan perkembangan menjadi 60 orang. (**)

Berkomentar dengan bijak!