Temukan Kami di Sini:

Tak Ada Anggota Dewan, Pengunjuk Rasa Rusak Fasilitas Kantor DPRD Pare-Pare

0

M Haris Syah/Penulis

TURATEANEWS.com,PAREPARE–Sejumlah aktvis Mahasiswa di Parepare menggelar aksi unjukrasa yang mereka namakan parlemen jalanan, Senin 3 Oktober. Aksi demonstrasi berlangsung di dua titik, yakni di Kantor DPRD Parepare dan Kantor Walikota Parepare. Selasa (4/10/2016)

Unjuk Rasa ini dilaksanakan terkait kebijakan pemerintah kota Pare-Pare bersama DPRD yang tidak pro Rakyat.

Nurham Sadiq kordinator aksi dalam orasinya mengecam sejumlah kebijakan Pemkok bersama DPRD, yang dia nilai tidak pro rakyat. Salah satunya mengenai proyek pembangunan infrastruktur yang dianggap tidak sesuai kebutuhan rakyat dan menguras anggaran besar.

“Karena itu kami berkesimpulan, pemerintahan TP sudah gagal total,” tegas Nurham di ruang rapat utama gedung DPRD.

Unjuk rasa sempat memanas setelah terjadi aksi dorong antara demonstran beberapa pengunjuk rasa Satpol-PP dan Polisi serta sejumlah pegawai di Kantor DPRD. Demonstran juga melakukan perusakan beberapa fasilitas kantor. Mereka malakukan perusakan lantaran kecewa tak satupun anggota Legislator yang menemui mereka.

Untungnya kericuhan hanya berlangsung tak begitu lama. Mahasiswa melanjutkan aksinya di Kantor Walikota Parepare.

Baca Juga :

Besok, Sejumlah Warga Demo, Tuntut Kebijakan Pemkot Pare-Pare “Tak Pro Rakyat”

Fantastic, Toilet Rp1,3 Miliar Akan Jadi Ikon Kota Pare-Pare

Berkomentar dengan bijak!