Super Blood Moon 2021, Begini Pantauan dari Stasiun Geofisika BMKG Gowa

0
Super Blood Moon 2021, Begini Pantauan dari Stasiun Geofisika BMKG Gowa
Foto: Super Blood Moon atau Gerhana Bulan Total baru menutupi sebagian. [Ibnu Gaffar/Suaraturatea.com]

SUARATURATEA.COM, GOWA – Kepala Stasiun Geofisika Gowa, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Gowa, Rosa Amelia mengatakan pada pukul 19.28 wita adalah telah berakhirnya masa puncak terjadinya fenomena alam Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon.

“Kalau dari perhitungan kami, sudah berakhirnya masa puncak dan akan masuk ke fase U3 masa akhir puncak yang mana selanjutnya kami akan melakukan pengamatan, yang teramati adalah gerhana bulan sebagian dan akan berakhir hingga pada pukul 21.51 wita,” kata Rosa Amelia. Rabu (26/5/2021).

Pengamatan Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon ini kata dia, akan terus diamati hingga selesai dan dengan durasi dua jam.

“Kalau dari sekarang ini 21.51 wita, jadi mungkin sekitar 2 jam lagi untuk pengamatannya,” terang Rosa.

Sementara kendala yang dihadapi dalam proses pengamatan gerhana bulan total ini kata dia, semua dalam kondisi aman, dari mulai cuaca hingga peralatan yang digunakan untuk pemantauan.

“Alhamdulillah clear (tak ada masalah, red), cuaca bagus, jadi kita bisa melihat proses gerhana bulan pada malam hari ini,” bebernya.

Dampak Gerhana Bulan Total

Fonemena alam super blood moon ini yang bisa dilihat dengan mata telanjang, tanpa bantuan apapun kata Rosa Amelia, tak menimbulkan dampak dibalik fenomena tersebut.

“Kalau dari dampak sebenarnya tidak ada. Tapi, biasanya kalau ada gerhana ini akan berpengaruh air pasang surut laut, tapi kalau di Sulawesi Selatan sendiri tidak ada pengaruh itu,” tandas Rosa Amelia di lokasi.

Diketahui, pengamatan bulan hari ini dilakukan di halaman kantor di Jalan Poros Malino Km 2, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (*)

Berkomentar dengan bijak!