Sule Tenggelam Terseret Ombak Arungkeke

0
Ilustrasi

Agung/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Dua nelayan pencari ikan warga dusun pandang-pandang, desa palajau kecamatan Arung keke, Jeneponto Sulawesi selatan menghilang sejak selasa siang kemarin ( 26/07/2016).

Hingga rabu pagi ini (27/07/2016). Timsar Unhas bersama pihak Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Jeneponto, masih melakukan pencarian terhadap korban Hendri Tappo (25 ) dan Sule (31) yang hilang dan diduga tenggelam terseret ombak besar.

Keduanya dinyatakan menghilang di perairan pandang pandang kecamatan arungkeke Jeneponto, sulawesi selatan saat sedang mencari ikan di laut menggunakan perahu.

Kedua nelayan yang menghilang tersebut biasanya kembali melaut  pada pagi hari namun kini keduanya tak kunjung kembali seperti hari biasanya.

Nurbaya istri Hendri Tappo salah satu korban saat ditemui turateanews.com dilokasi pencarianmenuturkan kalau suaminya melaut pada jam 05.00 wita pagi, dan pulang pukul 13.00 wita.

“dia (Hendri Tappo) sekitar jam 05.00 wita pagi dan biasanya kembali sekitar pukul 13.00 wita, namun sampai pukul 15.00 wita tak kunjung datang. Jadi saya melapor ke polsek arungkeke, dan semoga cepat ditemukan,”harap Nurbaya

Karena tingginya ombak dan tiupan angin yang kencang membuat tim sar dan badan penaanggulangan bencana daerah kabupaten jeneponto mengalami kesulitan untuk melakukan pencarian/namun meski demikian pencarian tetap dilakukan terhadap kedua nelayan yang menghilang.

Baca Juga :

Akreditasi Puskesmas, Tim Kemenkes Survei Jeneponto

Penderita HIV/AIDS Jeneponto Meningkat Drastis, Capai 172 Jiwa

Berkomentar dengan bijak!