Sopir Angkot Makassar Ditangkap Tim Pegasus Jeneponto

0
Sopir Angkot Makassar Ditangkap Tim Pegasus Jeneponto
Abdul Jalil (25), warga kampung Emmi Saelan, Kecamatan Rappocini, kota Makassar, Sulawesi Selatan.

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Tim Pegasus Satreskrim Polres Jeneponto berhasil menangkap pelaku pencurian Handphone yang terjadi beberapa waktu lalu di Jeneponto.

Pelaku yang ditangkap bernama Abdul Jalil (25), warga kampung Emmi Saelan, Kecamatan Rappocini, kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ia ditangkap di terminal Daya, Kecamatan Biringkanayya, kota Makassar pada Rabu, (30/9/2020) kemarin.

Kasubbag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan, pelaku melakukan pencurian pada 10 Agustus 2020 sekira pukul 02.30 wita. Pelaku memanjat jendelan rumah korban.

“Pelaku masuk dalam rumah korban melalui jendela depan dan masuk ke dalam kamar mengambil sebuah hp Oppo A5 2020 warna putih yang sementara di cas diatas lemari,” ujarnya AKP Syahrul, dalam keterangan resmi yang diterima wartawan, Jumat, (02/10/2020).

Setelah mendapat laporan dari masyarakat bahwa pelaku berada di Makassar bekerja sebagai sopir angkot, petugas kemudian langsung melakukan penyelidikan.

“Tem Pegasus mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Makassar bekerja sebagai sopir angkutan umum di terminal Daya, sehingga team langsung berkoordinasi dengan team Resmob Polda Sulsel untuk di backup,” ungkapnya.

Usai melakukan penyelidikan, polisi kemudian bergerak ke arah terminal. Di situ, polisi langsung menangkap pelaku tanpa perlawanan.

“Selanjutnya team bergerak ke terminal dan melakukan penyelidikan, saat pelaku terlihat team langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa melakukan perlawanan,” katanya.

Abdul Jalil mengakui perbuatannya di depan petugas bahwa Ia telah masuk ke dalam rumah dan mengambil sebuah HP Oppo A5.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu menggungkapkan bahwa pelaku melancarkan aksinya dengan dibantu tiga orang rekanya.

“Saat itu pelaku masuk sendiri di rumah dan ada tiga orang temannya yang menunggu di luar. Pelaku juga mengakui bahwa Hp tersebut diserahkan ke temannya WN (DPO),” pungkasnya.

Berkomentar dengan bijak!