Temukan Kami di Sini:

Soal Bantuan, Kadis Pertanian Jeneponto Tidak Transparan; Temui Saja Kabidnya

0
Kepala Dinas Pertanian Jeneponto, Achmad S Tunru

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Banyaknya bantuan yang sudah diterima berupa pupuk, alat pertanian maupun bibit, merupakan salah satu upaya bahwa negara hadir di tengah-tengah para petani dikeluhkan yang ada di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Jeneponto. Namun, bantuan pompa air Brigade dan Hibah jadi sorotan di kalangan masyarakat.

Dimana masyarakat ingin mengetahui berapa jumlah pompa air Brigade dan hibah yang disalurkan kepada para petani Jeneponto tiga tahun terakhir.

Saat di temui awak media, Kepala Dinas Pertanian Jeneponto, Achmad Tunru mengaku, tidak bisa memberikan jawaban jika bukan masyarakat petani yang bertanya.

“Saya tidak bisa memberikan penjelasan, kalau bukan masyarakat petani yang bertanya, kecuali masyarakat petani kita akan berikan penjelasan” ungkapnya kepada Suaraturatea.com, Selasa (21/09/2021).

Ia juga mengaku, data tersebut belum dipegang hingga saat ini.

“Dan kalau mau lebih jelasnya temui kepala Bidangnya, dan kami juga sudah meminta namun hingga saat ini belum di berikan. Temui kepala Bidangnya saja karena dia yang tahu jumlahnya,” terang dia.

Sikap kepala dinas pertanian Jeneponto, dinilai blak-blakan dan seolah-olah tidak tahu menahu tentang data penerima pompa air Brigade dan hibah yang berlangsung tiga tahun terakhir.

Hal ini tentu menjadi sebuah momok pertanyaan besar dikalangan masyarakat petani.

Kepala dinas lantas tak tahu berapa data penerima jumlah pompa air Brigade dan hibah yang disalurkan.

Menjawab sikap Kadis Pertanian Jeneponto tidak memberikan transparansi data bantuan pompa air brigade dan hibah ke masyakarat petani tersebut disayangkan oleh Ketua Komisi II DPRD Jeneponto Hanapi Sewang.

Ketua komisi II DPRD Jeneponto Hanapi Sewang mengatakan siapa pun yang bertanya, itu harus dijawab.

“Siapapun yang bertanya harus dijawab itulah namanya transparansi, menganut pemerintahan yang baik adalah variabelnya transparansi” jelas Hanapi Sewang lewat sambungan selulernya.

Seorang kepala dinas harus memberikan jawaban tepat, ini malah memberikan penjelasan yang terkesan menutupi dan seolah-olah tidak tahu.

Padahal sebelumnya, Achmad Tunru berjanji akan memberikan transparansi Data Bantuan Pompa Air Brigade dan Hibah tiga tahun terakhir. Namun saat ditemui, Selasa sore, ia berkedik dengan alasan tidak tahu.

“Kapasitas saya memang kadis, tapi kalau angka itu saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya” tutupnya. (**)

Berkomentar dengan bijak!