Sindikat Upal, Libatkan Anak Seorang Kades, Ternyata Cetak Gunakan Printer Inventaris Desa

0
Para Pelaku dari kiri : Hendra alias coki coki, Khairun alias Arin (anak kades turatea timur) dan Andika Saputra bersama adiknya Arfan Afandi

Agung/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Dari penangkapan keempat pelaku pengedar uang palsu (upal), pihak kepolisian Polres Jeneponto terus mengembangkan kasus tersebut, alhasi pelaku mengaku kalau mereka selain mengedarkan juga mencetak uang palsu tersebut.

Kaur Binops Reskrim Ipda Nasaruddin mengungkapkan kalau salah seorang pelaku  mengakui kalau mereka juga mencetak uang palsu itu.

“Arin mengaku kalau uang tersebut ia cetak dipercetakan Andika Kalukuang rumah Andika Saputra, dengan menggunakan printer inventaris kantor desa Turatea Timur,” kata Nasaruddin

Dari situ kami menangkap Andika Saputra (25) warga Kalukuan keluraban Balang kecamatan Binamu Jeneponto bersama Arfan Afandi (23) keduanya ini adalah saudara.

Setelah mengamankan kedua kakak beradik, atas petunjuk Khairun alias Arin (anak Kades Turatea Timur) anggota reskrim yang dipimpin kaurbinops itu bergerak menuju kantor desa turatea dan berhasil mengamankan satu set printer yang diduga digunakan untuk mencetak upal.

Printer Inventaris kantor desa Turatea Tumur yang diduga digunakan cetak uang palsu

“Kami menemukan satu set Printen milik kantor desa Turatea Timur, sedangkan di percetakan Andika, kami menemukan beberapa lembar uang palsu yang belum dipotong serta kertas material pembuat uang kertas palsu,”tutur Kaurbinops Reskrim diruang kerjanya .

Mereka juga mengaku lanjut Kaur Binops Reskrim, kalau uang palsu hasil cetaknya diedarkan ditiga daerah, yaitu, Makassar, Gowa dan Jeneponto.

Keempat orang pelaku tersebut langsung dibawa ke Polda Sulsel untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Baca :

Anak Kades Turatea Timur Ditangkap Polisi Edarkan Upal

 

DPO Jambret, Tim Buser Jeneponto Beri Bonus Timah Panas

 

Berkomentar dengan bijak!