Temukan Kami di Sini:

Setelah SDN 84 Ganrang-Ganrang, Kini SDI 140 Kalumpang Juga Disegel Warga

0
Ilustrasi Gembok pagar

JENEPONTO, ARUNGKEKE–Gara-gara Kepala Sekolah (Kasek) dimutasi, warga segel pintu gerbang sekolah Dasar Inpres nomor 140 Kalumpang Lompoa menggunakan ranting pohon.

Haji Sanra ahli waris almarhum H. Jumakka pemilik lahan mengaku jika penyegelan yang dilakukannya karena tidak menerima jika Kepsek sekolah tersebut dimutasi.

“Ia tak terima jika kepala sekolah (H..Baso) dimutasi. H. Baso dianggap sudah pas disini,”ucap serang warga

Menurut Daeng Rekeng, warga setempat yang juga mantan kepsek sebelumnya mengatakan jika dirinya sudah berkoordinasi dengan bupati Jeneponto H. Iksan Iskandar terkait penyegelan itu.

“Rencananya akan dilakukan rapat antara Kadis Pendidikan dengan UPTD Arungkeke besok, (Senin, 4/9) di kantor bupati Jeneponto,”kata Daeng Rekeng

Sementara H. Baso Kepsek SDI nomor 140 Kalumpang yang dikonfirmasi via telepon pribadinya mengaku tak mengetahui aksi penyegelan sekolah yang dilakukan pemilik lahan.

“Kalau masalah penyegelan, saya tidak tau menahu. Dan mengenai mutasi, saya belum menerima SK,”ucapnya, Minggu (3/9) siang tadi.

H. Baso mengaku jika yang menggantikan dirinya sebagai kepala sekolah SDI Kalumpang Ia ketahui bernama Nurbaya.

hingga saat ini aksi penyegelan masih berlangsung, sambil menunggu keputusan bupati Jeneponto.

Hal sebelumnya (31/8/2017), juga terjadi aksi yang sama. Namun penyegelan yang terjadi di sekolah SDN 84 Ganrang-Ganrang Kel. Bontoa Kec. Binamu dilakukan orang tua murid.

Aksi orangtua murid itu dikabarkan batalnya mutasi kepsek SDI 84 Ganrang-Ganrang batal.(AGM/LDS)

Berkomentar dengan bijak!