Temukan Kami di Sini:

Senia Versus Yamaha, Satu Warga Pabiringa Meninggal

0
Ilustrasi

Agung/Jurnalis

 

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Berita kesimpangsiuran kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan lingkar kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto,  Jumat (29/7/2016) sekira pukul 17.30 wita yang menewaskan seorang perempuan warga kelurahan Pabiringan kecamatan Binamu. 

Kecelakaan berawal ketika sebuah mobil Daihatsu Zenia bernomor polisi DD 612 IQ yang dikemudikan Hadri Kurniawan warga komplek BTN Pepabri kelurahan Empoang Selatan kecamatan Binamu Jeneponto menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter Z bernomor Polisi DD 3951 GB yang dikemudikan lelaki Sampara berbocengan dengan istrinya bernama Sumarni dari arah yang sama, (beriringan).

Kanit Laka Lantas Polres Jeneponto Ipda Sukhardi SH, menuturkan bahwa kecelakaan bermula pada saat sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikemudikan Sampara secara tiba tiba memotong jalur ke kanan tanpa menyalakan isyarat lampu weser, sehingga pengendara mobil yang ada dibelakang motor tersebut menabraknya.

“Pengendara motor tersebut langsung memotong jalur dan dia (Sampara) dan menurut pengemudi mobil senia (Hadri) tidak menyalakan lampu weser, sehingga pengemudi mobil tidak mengangka kalau sepeda motor akan berbelok kekanan,”kata Kanit Laka.

Dia juga menambahkan kalau boncengan sepeda motor tersebut saat ditabrak, dia (Sumarni) terpental  ke aspal mengakibatkan.

Korban sempat mendapat perawatan dirumah sakit umum daerah (RSUD) Jeneponto, namun nyawanya tak dapat terselamatkan akibat luka akibat kecelakaan tersebut.

“Korban Sumarni sempat menjalani perawatan dirumah sakit Jeneponto, bahkan sempat menjalani Rontgen kurang lebih satu jam kemudian korban menghembuskan nafasnya, dan mengenai kabar yang berhembus dimasyarakat kalau korban yang meninggal dua orang, itu tidak benar, yang meninggal hanya satu orang sedangkan suami Sumarni hanya mengalami luka ringan” jelas Ipda Sukhardi.

Dan perlu diperjelas kalau mobil yang terlibat kecelakaan itu, bukan kendaraan dinas anggota dewan, tapi itu kendaraan pribadi.

Sementara itu, Hadri Kurniawan pengemudi mobil Senia, membenarkan kalau dirinya yang mengemudikan mobil tersebut pada saat terjadi kecelakaan.

“saya yang setir pak mobilnya, bukan ibu H Sopia, memang pada saat kami keluar dari rumah dia yang bawa, namun pada saat kami sampai didepan kantor catatan sipil jalan lingkar, saya yang disuruh membawa mobilnya, katanya supaya saya lincah dan lancer menyetir,” kata Hadri Kurniawan

Kecelakaan yang mengakibatkan seorang perempuan bernama Sumarni meninggal dunia dalam penanganan pihak unit laka lantas Polres Jeneponto.

Baca Juga :

Operasi Patuh 2016, Tertibkan Atribuit TNI, Serine Dan Plat Nomor

Curi Motor, Warga Batujala Dibonus Timah Panas

Anggota Polres Baubau ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Berkomentar dengan bijak!