Sempat Ditunda, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Akhirnya Divaksin

0
Sempat Ditunda, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Akhirnya Divaksin
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat disuntik vaksin sinovac

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Akhirnya Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah berhasil melewati syarat untuk divaksin. Meskipun sebelumnya, pernah ikut waktu pencanangan belum lama ini.

“Sebenarnya pada saat pencanangan saya pengen banget untuk vaksin, tapi karena istri masih positif, maka tidak bisa di vaksin, Alhamdulillah sudah sehat. Hari ini saya datang sendiri untuk mengambil vaksin dan saya kira opservasi 30 menit tidak ada masalah dan tidak ada rasa sama sekali hanya rasa di gigit semut sekali,” jelas Nurdin Abdullah, di RSD Dadi, Jumat 22 Januari 2021.

Olehnya itu, Nurdin, menghimbau seluruh masyarakat Sulsel agar mengikuti vaksin sebagai satu-satunya solusi untuk keluar dari pandemi Covid-19 ini.

BACA JUGA : Kondisi Sampara Petani Rumput Laut yang Tenggelam di Jeneponto Masih Utuh

“Alhamdulillah saya menghimbau kepada seluruh masyarakat karena satu-satunya solusi pandemi untuk melindungi kita semua,” harapnya.

Terkhusus untuk Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo, Gubernur Sulsel, Nurdin menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya atas perhatiannya terhadap masyarakat Sulsel yang divaksin.

“Mudah-mudahan ini sesuatu yang baik buat kita semua, dan kita apresiasi Bapak Presiden dengan perhatian yang tinggi telah menyiapkan perlindungan bagi kita yaitu vaksin Sinovac,” tuturnya.

BACA JUGA : Haru Tangis Keluarga Pecah, Nelayan yang Tenggelam dan hilang di Jeneponto Ditemukan Utuh

Sementara itu, Kadis Kesehatan Pemprov Sulsel, dr. H. Muhammad Ichsan Mustari melaporkan, per hari Jumat 22 Januari 2021 ini Sulsel mendapatkan 55.760 unit vaksin untuk didistribusikan untuk Makassar, Gowa dan Maros.

“Baru saja kami menjemput kedatangan vaksin bersama Pak Wakapolda sebanyak 55. 760 unit (29 koli).  Selanjutnya kami membawa ke Dinas Kesehatan Sulsel,” tutupnya.


Penulis  : Ibnu Gaffar
Editor    : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!