Selain Denda, Pelaku “Bali” Dapat Diancam Pidana Kurungan

0
Polisi Jaring tiga unit sepeda motor Balapan Liar (Bali)

Agung/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO–Satuan lalu Lintas Polres  Jeneponto akan menahan kendaraan yang digunakan balapan liar (Bali) selama Ramadan. Sanksi tegas itu disiapkan untuk menindaki para pebalap liar.

“kita harus tegas bagi pelaku balapan liar selama Ramadhan ini, kita sudah mensosialisasikan jauh sebelum ramadhan agar tidah melakukan aksi balapan liar, dan bersepakat jika ada yang terjaring bapalan, maka pengurusan kendaraannya tujuh hari selasai lebaran” kata Kasat Lantas Polres Jeneponto  Iptu Ribi dikantornya Selasa, 7 Juni 2016

Baca :  Berani Bali, Kasat Lantas Ancam Pengendara Beri Sanksi Tegas

Menurut Ribi, selain didenda Rp 3 juta, pelaku balapan liar juga diancam pidana kurungan satu tahun penjara. Aturannya sudah tegas karena sudah diatur di dalam pasal 297 jo 114 huruf b Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Umum.

Jufri Joa warga agangjene saat ditemui di kantor Polres Jeneponto mengungkapkan sangat mengapresiasi tindakan pihak kepolisian menangkap dan menahan kendaraan pelaku bali.

“ini tindakan bagus yang dilakukan pihak polisi lalu lintas, menangkap pelaku balapan, apalagi di bulan puasa ini, selain menggangu orang beribadah, juga dapat mencelakai orang lain,”turur Jufri

Baca :  Sambut Ramadhan, Warga Mannuruki Dimanjakan Pasar Malam

Jufri menambahkan agar pihak kepolisian, tidak asal tangkap saja, cukup pelaku balapan saja. Penonton jangan karena mereka hanya cari hiburan.

Kemarin, Senin (6/06), pihak satuan lalu lintas, juga sudah mengamankan dua unit sepeda motor pelaku balapan dan satu  unit kendaraan tanpa surat surat kendaraan di lokasi balapan dijalan lingkar dan juga mengamankan beberapa buah mercon.

Baca Juga :

Hilang di Sorum Pettrani, Mobil Avansa Itu Ditemukan Polisi Terparkir Depan Kodim Jeneponto

Tiga Orang Rampok, Dan Kuras Mesin Kasir Indomaret Kalukuang

Niat Makan Coto Kuda, Malah Kehilangan Motor

Berkomentar dengan bijak!