Sejumlah Pegawai Honor Damkar Datangi Kantor DPRD Jeneponto, Tuntut Pembayaran Gaji

0

TURATEANEWS.com,JENEPONTO—Sejumlah pegawai honorer  pemadam kebakaran (Damkar) Jeneponto berunjuk rasa di Kantor DPRD jeneponto, Senin, 7/11/2016

Unjuk rasa tersebut dilakukan untuk menuntut gaji honorernya dari  Upah minimum Regional (UMR) Provinsi Sulsel sebesar Rp.2 juta, sedang gaji yang diterima hanya Rp. 800 Ribu dan itupun diterima menunggak 5 bulan, kata koordinator aksi Syahrir Baso

kami dibawah separuhnya  hanya Rp.800 ribu sampai Rp.1 juta itupun menunggak pula 5 bulan sejak bulan Juli 2016

Pengunjuk rasa meneriakkan dengan lantang didepan kantor DPRD jeneponto,”Tolong perhatikan kami, kami punya anak,punya isteri yang mau makan, anak kami butuh biaya, teriak koordinator aksi Syahrir Baso beserta puluhan Pegawai Honorer Dinas Pemadam kebakaran

Pengunjuk rasa diterima oleh ketua DPRD Jeneponto Muh. Kasmin Makkamula dan beberapa anggota DPRD Jeneponto, diruang penerimaan aspirasi DPRD Jeneponto,di Jln. Pahlawan Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu

Didepan Ketua dan Anggota DPRD Jeneponto,Koorditor aksi Syahrir Baso katakan bahwa tolong kepada Anggota Dewan yang terhormat membantu kami karena sudah berjalan 5 bulan tidak di gaji pada hal resiko kerja bertarung nyawa memadamkan api jika ada kebakaran, kami merasa tidak dihargai

Syahrir  juga meminta kepada seluruh Anggota DPRD Jeneponto untuk segera menuntaskan APBD Perubahan 2016 karena katanya gaji kami terlambat karena APBD pwrubahan belum ditetepkan,jelasnya

Sementara Kasi Damkar Dinas Tararuang dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jeneponto Iqbal Ospiah katakan bahwa Gaji honorer pegawai Damkar yang ada di APBD Pokok Jeneponto Ta 2016  hanya sebesar Rp.800 juta dan sudah habis dibagikan sampai bulan juli 2016 lalu, dan  kami masih membutuhkan tambahan allokasi dana di APBD Perubahan 2016 sebesar Rp 700 juta jelas Iqbal

Ketua DPRD Jeneponto H Muh Kasmin katakan Soal tidak digajinya ratusan honorer pegawai Damkar kami sangat memaklumi dan miris melihatnya  atas ketidak becusan banggar Eksekutif yang tidak mampu  menjabarkan belanja di APBD Pokok 2016

pada hal apa yang diusulkan   di setujui tapi itu tadi mungkin lebih besar pasak dari pada tiang atau  lebih banyak gaji yang ingin dibayarkan dari pada ketersediaan dana,katanya

Pada perinsipnya aspirasi Honorer Damkar  kami terima dan kami akan sampaikan ke Bupati Jeneponto H Iksan Iskandar dalam waktu secepatnya agar ada penyelesaian gaji damkar karena kasihan,”ijar Kasmin

Agung

Editor  : Bahar

Layout : Sulaiman

Berkomentar dengan bijak!