Satpol PP Lecehkan Wabup Dengan Menurunkan Baliho Ucapan Kemerdekaan RI

0
Mulyadi Mustamu wakil Bupati Jeneponto

Krg Tawang/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO—Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Jeneponto masih ada dua tahun lagi. Namun suhu politik di Butta Turatea semakin memanas saat ini. Apalagi dengan mulai  ikutnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berpolitik dengan sengaja menurunkan Baliho Wakil Bupati Mulyadi Mustamu tanpa alasan yang jelas.

Mengetahui balihonya diturunkan tanpa izin, Wakil Bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu merasa terpukul telah dilecehkan oleh ulah Satpol PP yang menurunkan baliho Ucapan Selamat HUT RI ke 71 sangat menyesalkan sikap pamongpraja yang belum memahami peraturan daerah (Perda) di daerah ini.

Baca : Jika Tak Ada Regulasi Perda Pemasangan Baliho, Ketua DPC Hanura Jeneponto Ancam “Polisi-kan Satpo PP”

“Apa salahku, masa baliho saya diturunkan begitu saja tanpa ada pemberitahuan atau izin kepada saya. Lagian itu bukan baliho Pilkada, cuma Baliho Ucapan dirgahayu Kemerdekaan RI saya sebagai anak veteran juga,” ujar Mulyadi Mustamu di saat ditemui Rabu 24 Agustus.

Baliho Ucapan Hut  Ke-71 RI oleh  Mulyadi yang mengenakan seragam Pemuda  Panca Marga(PPM) tersebut, berdiri dipertigaan jl Pahlawan  dan jl Lingkar, Kecamatan Binamu. Satpol PP yang hendak menurunkan balihonya, diduga ada orang berpengerahu  yang memerintahkan untuk menurunkan balihoku. “Tidak Mungkin satpol PP  berani berbuat begitu saja kalau  tidak ada orang besar juga dibelakangnya,” kesal Mulyadi Mustamu.

Baca : Empat Baliho Wakil Bupati Dirusak

Dia juga menduga, balihonya yang dirusak beberapa hari lalu, perbuatan oknum satpol PP atas pesanan orang besar dibelakanya. Saya tidak mengerti kenapa baliho saya dirusak beberapa hari lalu. Dan sekarang baliho hendak diturunkan tanpa alasan yang jelas,” ujar Karaeng Tinggi (sapannya)

Untungnya baliho yang sudah diturunkan Satpol PP itu, kembali dipasang, karena ada masyarakat yang simpatik kepada saya melarang baliho diturunkan. Akibat perbuatan ini, saya melaporkan ke POlres Jeneponto.  Karena tidak ada aturan baliho ucapan selama dilarang dipasang, kecuali baliho yang produk harus ada izin dari Bidang Pendapatan barulah bisa dipasang, ujar Mulyadi Mustamu. Satpol PP Lecehkan Wabup Dengan Menurunkan Baliho Ucapan Kemerdekaan RI

Baca :

Masih Ada Sepuluh Ribu, Warga Jeneponto Buta Aksara

Pemuda Muhammadiyah Jeneponto, Gelar Donor Darah dan Sunatan Massal

Manajer PLN : Tunggakan listrik capai 600 juta rupiah

Berkomentar dengan bijak!