Satpol PP Jeneponto Klaim Pelanggar Protokol Kesehatan Menurun, Benarkah?

0
Satpol PP Jeneponto Klaim Pelanggar Protokol Kesehatan Menurun, Benarkah?
Petugas mengenakan APD | Pixabay | Helenjank

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Satpol PP Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengklaim terjadi penurunan angka pelanggaran protokol kesehatan virus corona.

Melalui KA Satpol PP Jeneponto, M Nasuhan mengatakan, masyarakat telah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, salah satunya adalah memakai masker.

“Di tahun 2021, allhamdulillah sebagian masyarakat sudah banyak memahami tentang penggunaan virus corona ini,” ujar Kasat Pol-PP dan Damkar Jeneponto, M Nasuhan, Minguu(17/1/2021).

BACA JUGA : Gila Film? Saatnya Mola TV

Nasuhan mengatakan, masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya penggunaan masker. Hal ini, sebut dia, didasari saat melakukan operasi yustisi.

TONTON VIDEO:

“Huu! saat melihat Satpol-PP mereka langsung lakukan pakai masker, itu salah satu kebagaan saya sendiri bahwa masyarakat itu begitu lihat Satpol-PP langsung pakai masker,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto, Suryanigrat mengatakan, laju penularan Covid-19 di saat ini mengalami peningkatan.

BACA JUGA : Peduli Gempa Sulbar, Jurnalis Jeneponto Buka Posko Donasi Bantuan, CEK DISINI

Pasalnya, update per-tanggal 16 Januari 2021 mengalami penambahan kasus sebanyak 28 orang.

“Hari ini bertambah 28 kasus baru, sehingga total keseluruhan 1.179 kasus,” ungkapnya.

Dia menyebut, meningkatnya kasus ini di karenakan banyak masyarakat yang semakin kendor dalam mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA : Wali Kota Ini Diikat dan Diamuk Massa Karena Tak Penuhi Janji Kampanyenya

“Karena kita terus melakukan agresivitas testing, selain itu masyarakat juga semakin kendor dalam mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Olehnya itu, ia berharap kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak mempunyai kebutuhan yang mendesak. Sebab, hari demi hari kasus Corona makin membludak.

“Kami juga berharap kepada masyarakat, jika tidak ada kebutuhan yang mendesak sebaiknya di rumah saja, karena kasus konfirmasi positif covid-19 semakin hari semakin bertambah,” tukasnya.

BACA JUGA : UPDATE: Korban Gempa Mamuju Terus Bertambah Jadi 8 Orang, Luka-luka 637

Ditanya terkait klaim Kasatpol-PP bahwa kesadaran warga akan protokol kesehatan kian meningkat, ia menegaskan bahwa indikator peningkatan tersebut diukur dari segi mananya.

Kata dia, jika hanya berpatokan tethadap operasi yustisi, itu belum bisa dipastikan adanya peningkatan kesadaran warga.

“Operasi yustisi bisa diukur dilihat dari jumlah pelanggar protokol kesehatan, misalnya jika minggul lalu terdapat 1.000 pelanggaran protokol kesehatan dan minggu ini sisa 500 pelanggaran, maka bisa kita simpulkan tingkat kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat,” tegasnya.

BACA JUGA : Sanksi Tegas! Warga Jeneponto yang Tak Pakai Masker Bakal Didenda Uang

Faktanya, kata dia adalah masih banyak warga yang ditemukan tidak memakai masker di jalan hingga di pasar. Perbandingannya, ialah lebih banyak warga tidak memakai masker ketimbang orang yang memakai masker.

“Kalau saya hanya mengukur dari pandangan kasar mata saja ketika saya berada di jalan dan di pasar, orang yang tidak menggunakan masker lebih banyak dibandingkan orang yang pake masker,” paparnya.

“Kalau saya melihat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan semakin menurun. Pandangan pribadi,” pungkasnya.


Penulis : Arya Pratama
Editor   : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!