Ricuh, Hingga Dihantam Double Stick, Anggota DPRD Takalar Ini Dijahit

0
Adu Jotos Hingga Dihantam Double Stick, Anggota DPRD Takalar Ini Dijahit
Adu Jotos Hingga Dihantam Double Stick, Anggota DPRD Takalar Ini Dijahit

SUARATURATEA.COM, TAKALAR – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) antar legislator di Gedung DPRD Kabupaten Takalar berlangsung ricuh.

Bumes yang di gelar pada Senin (3/5/2021) di Gedung DPRD Takalar tadi itu berlangsung ricuh, dua orang legislator terlibat adu jotos di dalam gedung.

Salah satu yang menjadi korban adalah Johan Nojeng, ia terluka setelah terkena double stick sekitar pukul 14.00 Wita.

BACA JUGA : VIDEO: Proses Evakuasi Bocah 10 Tahun Tenggelam di Luwu

Dengan peristiwa tersebut, Johan terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar.

Johan mengalami luka pada bagian kepala dan tangan sebelah kiri, korban juga mendapat jahitan akibat luka yang dialaminya.

“Sebelumnya itu, saat menerima pemukulan double stick, kami sempat adu argumen terkait dengan pembentukan LKPJ Bupati,” kata Johan.

BACA JUGA : Kronologi Bendahara DPRD Jeneponto ‘Curi’ Uang Rp500 Juta

Diketahui, sebelum peristiwa ini, legislator tengah membahas pembentukan panitia khusus (Pansus) terkait dengan pertanggungjawaban Bupati Takalar pada tahun 2020.

Namun, tak lama kemudian debat yang kian memanas itu, berubah saling pukul antara anggota dewan hingga membuat dirinya terluka.

Keributan itu baru terhenti setelah Johan tersungkur dan bersimbah darah.

“Luka di kepala saya itu ada tujuh jahitan dan satunya di tangan sebelah kiri,” tambah Johan.

BACA JUGA : Kado Hari Jadi, Bendahara DPRD Jeneponto Bawa Kabur Uang Rp500 Juta

Sementara itu, Johan diduga dihantam double stick oleh anggota dewan bernama Andi Ellang.

Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto yang dikonfirmasi terpisah membenarkan insiden itu.

Beny mengatakan, bahwa perkara anggota dewan saat ini masih dalam tahap laporan.

“Iya benar mas (kejadiannya, red). Sudah mas, (laporannya, red),” ujarnya.

Berkomentar dengan bijak!