Rawasheen, Jendela Khas Makkah dari Kayu Indonesia

0
Rawasheen, Jendela Khas Makkah dari Kayu Indonesia
Rawasheen, Jendela Khas Makkah dari Kayu Indonesia

SUARATURATEA.COM – Saat mengunjungi Makkah, pengunjung tidak hanya disajikan keindahan Masjidil Haram yang megah, tapi juga keunikan bangunan tradisional yang masih dijaga hingga kini. Bangunan bertema Rawasheen masih sangat mudah ditemui di area pusat kota dan jalan-jalan utama Makkah.

Desain bangunan ini menonjolkan bingkai kayu berpola rumit pada jendela untuk memaksimalkan cahaya yang masuk. Desain arsitektur ini mencerminkan identitas Makkah. Warga setempat melihatnya sebagai perpanjangan dari masa lalu dan perwujudan kekayaan sejarah kota suci tersebut.

Menurut arsitek Talal Samarkandi, Rawasheen berakar pada warisan arsitektur Hijazi, dibangun dengan perkakas kayu langka yang biasa dibeli dari India, Indonesia, dan Sudan.

“Warisan tersebut ditampilkan pada pintu, jendela, dan mashrabiya (sejenis jendela oriel yang diproyeksikan tertutup dengan kisi kayu berukir),” kata Samarkandi dikutip dari laman Arab News, Senin (26/4).

Orang-orang lokal percaya bahwa rumah itu dikenali dari pintunya. “Dengan demikian, mereka memastikan, pintu dan jendela mereka indah dan bergaya,” ujarnya.

Kayu digunakan untuk tujuan lingkungan karena sulit menghantarkan panas. Menurut Samarkandi, orang-orang Hijazi sangat memperhatikan kualitas interior dan suhu rumah mereka.

Rawasheen membantu mereka mengurangi konsumsi energi untuk mendinginkan bagian dalam gedung. Rawasheen berfungsi sebagai jendela panorama bagi para ibu untuk mengawasi anak-anak mereka di jalanan dengan tetap menjaga privasi.

Selengkapnya…

Berkomentar dengan bijak!