Rapat Terbatas, Bupati Jeneponto Minta Jajarannya Semua Laporkan Kondisi Wilayahnya

0
Rapat Terbatas, Bupati Jeneponto Minta Jajarannya Semua Laporkan Kondisi Wilayahnya

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Seluruh jajaran SKPD di Jeneponto mengikuti rapat terbatas. Rapat terbatas ini untuk dilakukan evaluasi dan menyikapi adanya laporan dari beberapa wilayah Kecamatan.

Laporan itu terakit kondisi dan cuaca ekstrim yang melanda beberapa titik wilayah di Kabupaten Jeneponto.

Peristiwa banjir dan pohong tumbang terjadi di Kabupaten Jeneponto pada Jumat (2/4/2021) kemarin.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, menginstruksikan agar seluruh pejabat untuk tidak meninggalkan wilayah.

“Seluruh kepala kecamatan dan Kepala perangkat daerah teknis agar terus memantau dan melaporkan kondisi lapangan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Bahkan, Iksan Iskandar menegaskan, dirinya tetap melakukan komunikasi dengan baik kepada seluruh Stakeholder terutama BPBD.

“Tetap melakukan kordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder, baik Kepala Desa, Lurah, Babinsa, dan Babinkantibmas secara terpadu,” tegasnya.

Meski demikian, jika garis koordinasi yang terpenting adalah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto.

“Garis terdepan Koordinasi berada pada Kepala badan BPBD exofisio, yakni Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin,” beber bupati dua periode tersebut.

Selain itu, secara bersamaan, Sekertaris Daerah Syafruddin Nurdin membahas penegasan Laporan LHKPN kepada seluruh pejabat eselon II dan III lingkup Pemda Jeneponto.

“Saya selaku Kepala Sekretariat meminta kepada ASN yang belum melakukan pelaporan LHKPN agar segera melaporkan ke operator yang telah di tunjuk,” jelas mantan Kadis Kesehatan itu.

Olehnya itu, dirinya akan memberi sanksi bagi pejabat yang tidak melaporkan jika belum dilakukan.

“Tentunya, kita telah siapkan sebagai bentuk komitmen dan kepatuhan Pemerintah Daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan dan keuangan yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

Berkomentar dengan bijak!