Temukan Kami di Sini:

Rapat Pleno KPU Jeneponto, Hasilkan Syarat Peserta Pilkada Dukungan Perseorangan

0

JENEPONTO, BINAMU—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto menggelar rapat pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Kabupaten. Rapat pleno ini juga  untuk mengetahu syarat jumlah Ddukungan bakal calon Perseorangan.

Rapat ini dilaksanakan di kantor KPU Jeneponto, jln Lanto Daenga Pasewang Kecamatan Binamu Jeneponto. Minggu, (10/9/2017) Siang.

Selain ketua KPU Jeneponto Muhammad Alwi, acara ini juga dihadiri lima komisioner KPU Jeneponto.

Ketua KPU Jeneponto Muhammad Alwi saat memimpin rapat mengatakan, rapat pleno penetapan DPT dan syarat dukungan bakal calon perseorangan ini dilaksanakan untuk menetapkan rekapitulasi presentase jumlah minimun syarat dukungan dan jumlah sebaran dukungan kecamatan sebagai persyaratan bakal calon perseorangan Pilkada Jeneponto 2018.

“Dalam rapat pleno tadi, kami menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu terakhir, yakni Pemilihan Presiden tahun 2014, sebagai dasar untuk menentukan presentase jumlah dukungan bakal calon perseorangan di Pilkada Jeneponto 2018 yang akan datang,” ucap  Muhammad Alwi

Jumlah wajib pilih, 291.627 dengan rincian laki-laki sebanyak 140.460 dan perempuan 151.167.

Dari jumlah DPT tersebut, minimun presentase syarat dukungan bakal calon perseorangan Pilkada Jeneponto 2018, minimal 8,5 persen.

“jadi rincian syarat dukungan untuk bakal calon perseorangan, yakni, 8,5 perse dikali dengan jumlah DPT 291.627 wajib pilihan,”ungkapnya

Sehingga, sambung Alwi, balon perseorangan Pilkada Jeneponto harus mendapat dukungan minimal 24.788 wajib pilih.

Dari 24.788 wajib pilih, minimal tersebar di  7 Kecamatan dari 11 Kecamatan yang ada di Jeneponto.

Peserta membutuhkan dukungan sebaran Kecamatan itu 50 persen dari 11 Kecamatan yang ada di Jeneponto.

“5,5 persen, dibulatkan jadi 6 ditambah satu kecamatan, jadi dukungan bakal calon perseorangan itu minimal tersebar di tujuh Kecamatan,”pungkasnya.
(Bhr/LDS)

Berkomentar dengan bijak!