Temukan Kami di Sini:

Pria di Gowa Terkendala KPR Rumah, Diduga NIK Miliknya Disalahgunakan

0
Pria di Gowa Terkendala KPR Rumah, Diduga NIK Miliknya Disalahgunakan
Pria di Gowa Terkendala KPR Rumah, Diduga NIK Miliknya Disalahgunakan

SUARATURATEA.COM, GOWA – Keinginan memiliki rumah sendiri, Syahrul harus merenungi nasibnya. Pria berusia 29 tahun ini tak bisa memiliki rumah pribadi karena terkendala dengan data adminstrasinya.

Impiannya itu terhalang lantaran salah satu pihak memakai Nomor Induk Keluarga (NIK) miliknya. Tak hanya itu, pihak yang tidak bertanggungjawab itu mengambil kredit kendaraan yang kini juga menunggak tiga bulan di pembiayaan.

“Awalnya kan saya mau urus KPR rumah di Gowa sini pas, selesai wawancara, saya dipanggil, katanya ini saya sudah Full 3, NIK saya terbaca di pusat ambil kredit di pembiayaan,” katanya. Sabtu (7/8/2021).

BACA JUGA: Bikin Sedih, Valentino Rossi Umumkan Dirinya Pensiun dari MotoGP

Akibatnya, saat Sahrul mengajukan kredit rumah di salah satu bank di Kabupaten Gowa, ditolak karena namanya dicatut memiliki kredit macet di salah satu perusahaan pembiayaan tersebut.

Warga yang berdomisili di Kampung Balandangan, Kabupaten Jeneponto ini menduga, data identitasnya telah dipalsukan. Akibatnya, Sahrul melaporkan ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun saat dicek di OJK, data yang muncul adalah NIK yang sama, namun nama yang berbeda, yakni Edy Agus yang beramalat di Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Gowa.

BACA JUGA: Link Live Streaming dan Sinopsis Ikatan Cinta 7 Agustus 2021 Malam Ini Elsa Dipenjara

Padahal, kecamatan tersebut tidak ada di Kabupaten Gowa, melainkan berada di Kabupaten Takalar. Sahrul mengaku, sejauh ini dia tidak pernah mengambil atau meminjamkan identitasnya itu kepada orang lain.

“Saya merasa saya tidak ambil. Tidak pernah juga kasih ke orang lain, jadi saya di suruh ke OJK minta buktinya. Di sana, ada buktinya namanya Edy Agus, tapi saya tidak kenal orangnya,” terang dia.

Sahrul juga sempat menanyakan kekeliruan ini ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Kabupaten Takalar. Namun Sahrul belum diberikan solusi.

BACA JUGA: VIRAL! Baru Seminggu Ikut Pendidikan, Ayah Bintara Polri Asal Jeneponto Meninggal

Saat ini, salah satu karyawan di toko sepatu di Makassar telah melaporkan masalahnya ini ke Polres Gowa.

Namun saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan masih mengecek laporan tersebut. (*)

Berkomentar dengan bijak!