Temukan Kami di Sini:

PPKM Mikro di Gowa, Pelanggar Cafe Berkerumun Ditemukan, Dandim Beri Upaya Persuasif

0
PPKM Mikro di Gowa, Pelanggar Cafe Berkerumun Ditemukan, Dandim Beri Upaya Persuasif
PPKM Mikro di Gowa, Pelanggar Cafe Berkerumun Ditemukan, Dandim Beri Upaya Persuasif

SUARATURATEA.COM, GOWA – Salah satu cafe yang berada di kawasan Citra Land, di Jalan Tun Abdul Razak kepergok tengah asik membuka lebar untuk pengunjung ditengah pemberlakukan PPKM di Kabupaten Gowa.

Pantauan Boneposcom pada Selasa (13/7/2021) malam kemarin, setidaknya beberapa pengunjung abai prokes dengan menjaga jarak.

Selain itu, cafe itu juga telah melabrak aturan yang berlaku selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 Juli 2021 mendatang.

BACA JUGA: Menteri Agama Edarkan Surat Panduan Salat Idul Fitri 1442 di Tengah Pandemi

Tim 1 Penegak pelanggar PPKM Gowa, Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo mengatakan, bahwa cafe ini sudah dua kali disambangi.

“Mereka ini melanggar karena ini sudah lewat jam 21.00 Wita. Seharusnya mereka jam 19.00 Wita sudah tidak menerima tamu untuk minum atau makan di tempat,” kata Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo kepada wartawan.

Caffe yang bernama Bersua di Senja ini diberi sanksi teguran. Menurut karyawannya dia tidak mengetahui batasan yang berlaku. Seperti melabrak aturan saat tiba pada pukul 19.00 wita.

BACA JUGA: Kebakaran di Telkom Plaza Pettarani Makassar, WiFi Corner Ludes Dilalap Si Jago Merah

Padahal surat edaran telah dikeluarkan dan semua tempat usaha termasuk cafe atau Warkop hanya boleh buka dan melayani tamu hingga pukul 19.00 Wita.

“Beberapa waktu lalu kami datang ke sini saya mengingatkan dan mensosialisasikan serta memberikan Surat Edaran, tapi kenyataannya mereka masih belum melaksanakan,” ungkap Lulusan Akademi Militer tahun 2001 ini.

Meski begitu, petugas yang menggelar patroli ini tetap mengedepankan upaya persuasif bagi pelanggar PPKM Mikro Gowa ini.

BACA JUGA: Polrestabes Makassar Bekuk Pelaku Perakit Bom Ikan, Harga Jualnya Rp4 Juta

“Tetap kami berikan teguran persuasif dan teguran tertulis bahwa ini bukan pertama. Apabila nanti berikutnya beberapa hari kedepan dan masih melakukan hal yang sama kita akan berikan teguran kedua atau bahkan bisa jadi dicabut izinnya,” tegasnya.

Sekadar diketahui, sanksi untuk pelanggar aturan PPKM ini telah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan. (**)

Berkomentar dengan bijak!