Polisi Ungkap Sindikat Curnak di Jeneponto, Dua Rekan Pelaku dan Penada Belum Tertangkap

0
Pelaku Curnak Dullah digelandang ke kantor Polsek Tamalatea Jeneponto, Sabtu (18/01/2020) malam.

SUARATURATEA.COM,JENEPONTO–Kepolisian Sektor Tamalatea berhasil mengungkap sindikat pencurian ternak (Curnak) di Kabupaten Jeneponto.

Pelaku diketahui bernama Dullah warga kp. Maero desa maero Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto.

Pria berumur 40 tahun itu ditangkap berdasarkan laporan Polisi nomor : B/06/I/2020/Psek Tamalatea tertanggal 18 januari 2020.

Kasus pencurian ternak ini dilaporkan oleh korbannya bernama Sanja warga Maero desa Maero Kecamatan Bontoramba, yang kehilangan sapi pada Senin 6 Januari 2020 lalu.

Kapolsek Tamalate, AKP Salma Salam, mengungkapkan penangkapan Dullah dilakukan atas laporan warga yang mengaku kehilangan sapi peliharaannya.

“Ia (Dullah) ditangkap di rumahnya sekira pukul 20.00 wita, Sabtu 18 Januari 2020 setelah diperoleh informasi dari masyarkat bahwa pelaku saat itu berada dirumahnya,”kata AKP Salman Salam dalam keterangannya, Minggu  (19/01/2020).

Saat penggerebekan, selain mengamankan pelaku pencurian ternak (Curnak) Dullah (40), sambing mantan Kapplsek Arungkeke itu, pihaknya juga mengamankan 1 unit mobil pikap bernomor polisi DD DD 8426 BZ dan 1 ekor sapi.

“Saat itu, (penangkapan) Dullah bin Dolo sedang berada di rumahnya dan pada saat itu personil polsek bersama unit Buser melakukan penggerebekan terhadap Dullah dirumahnya dan menyita satu unit mobil pikap dan dua ekor sapi betina milik korban selanjutnya pelaku dan BB telah diamankan di Polsek tamalatea,”tutur Salman.

Hasil introgasi petugas, pelaku mengaku telah mengangkut dua ekor sapi milik korban bersama ML, dan UP,  menggunakan mobil pikap putih DD 8426 BZ.

“Dullah mengaku dua ekor sapi telah diantar dan dijual di desa Garasikang Kecamatan Bangkala dengan harga Rp 15 juta kepada lelaki berinisial LL,”tutur AKP Salman Salam.

Saat ini, polisi terus mendalami kasus ini dan mengejar untuk mencari tahu keterlibatan rekan pelaku ML, UP dan seorang diduga penada LL dalam kasus yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penulis : Reza
Editor   : Bahar

Berkomentar dengan bijak!