Polisi Menangkap Pelaku, Pelecahan Seksual Bocah di Jeneponto

Kapolres Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO — Terduga Pelaku Kasus pelecehan seksual terhadap bocah berusia 1,2 Tahun di Kabupaten Jeneponto ditangkap polisi.

Penangkapan itu bermula setelah polisi mendapatkan laporan dari keluarga korban.

Hal itu dijelaskan oleh Kapolres Jeneponto, AKBP Kesit Dwi Jayanto saat memimpin press conference di Aula Mapolres Jeneponto.

“Inisial korban adalah A, usia 14 bulan atau kurang lebih 1,2 tahun sedangkan terduga pelaku berinisial H (41) yang diduga sebagai kakek tiri korban,” ungkapnya.

Menurutnya, kejadian itu terjadi pada pukul 06.00 Wita pagi. Saat korban menangis dan pelaku melihat bahwa korban lagi sakit perut atau BAB sehingga pelaku membawa korban ke kamar kecil.

“korban pun dibawa ke kamar kecil atau kamar mandi untuk dilakukan pembersihan kotoran korban,”kata Yudha.

Namun saat itu perbuatan pelaku belum diketahui oleh keluarga korban.

Dimana, kakek korban sebelumnya mendapati sang bocah terus menangis akan tetapi saat itu tante korban belum menyadari hal itu sehingga membuatkan susu untuk korban.

Seketika diketahui bahwasanya didalam alat kelaminnya mengeluarkan tetesan darah maka dibawalah korban di pustu.

Sehingga korban dirujuk ke puskesmas namun pihak puskesmas pun merujuk korban ke Rumah sakit Latopas Jeneponto untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

“Dokter menyatakan ini akibat kejahatan untuk itu lebih baiknya untuk melaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti kasusnya,” jelasnya.

Alhasil salah seorang keluarga korban membuat postingan dilaman sosial media facebook hingga menggemparkan warga “Butta Turata”.

Tak sampai disitu, kerabat korban pun mlaporkan kejadian itu ke Mapolres Jeneponto.

Kasus itu pun mulai terbongkar setelah
pihak P2A berkoordinasi dengan kepolisian
untuk mengungkap kasus pelecehan seksual dibawah umur supaya bisa lebih jelas siapa pelakunya.

Setelah berkoordinasi, polisi mencari pelaku hingga berhasil menangkap pelaku.

“Dalam melakukan perbuatannnya dan hari ini juga kita sudah tetapkan kakek tirinya ini sebagai tersangka,”beber Yudha.

Saat pelaku dimintai keterangan, pelaku mengaku khilaf atau pun melakukan perbuatan itu sampai memasukan kedua jarinya kepada alat kelamin korban.

“Tentunya disini terjadi kerusakan alat kelamin dan kita tetap melakukan pengembangan,”tukasnya.

Berkomentar dengan bijak!