Polisi: 14 Orang Dijadikan Tersangka Pembongkaran Makam Covid-19 di Parepare

0
Polisi: 14 Orang Dijadikan Tersangka Pembongkaran Makam Covid-19 di Parepare
Polisi: 14 Orang Dijadikan Tersangka Pembongkaran Makam Covid-19 di Parepare

SUARATURATEA.COM, PAREPARE – Perkara pembongkaran 7 makam jenazah covid-19 di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, polisi akhirnya telah menetapak 14 ora tersangka.

Polisi menyebut, bahwa pembongkaran makam jenazah covid-19 di Parepare ini terdapat 4 jenazah ditemukan di Parepare, dan 3 jenazah berada di Kabupaten Pinrang.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes E Zulpan mengatakan, 14 orang yang dijadikan tersangka itu karena melakukan kegiatan pembongkaran makam di pemakaman Covid-19 Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki.

BACA JUGA : Pelaku Pengrusakan Pipa Pamsimas Dituntut Tiga tahun Penjara Oleh Jaksa

“Mereka ditangkap dengan dugaan tindak pidana Menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang sudah digali atau diambil dan pelanggaran Karantina Kesehatan,” kata Zulpan. Selasa (16/3/2021).

14 orang yang ditetapkan tersangka itu masing-masing berinisial NU (52), AP(31), AA(28), AP (30), LB (52), AR (26), RA (46), AR(25, MA (58), SU (3), IL (24), TA (3), dan AW (28).

Zulpan menjelaskan, bahwa pengungkapan tersangka tersebut dilakukan Satuan Reskrim Polres Parepare setelah bersinergi dengan satgas Covid 19 kota Parepare, hingga pihak Rumah Sakit, serta Dinas Sosial dan Dinas Lingkungan kota Parepare.

BACA JUGA : Bendungan Tanammawang di Jeneponto Diduga Dikerja Asal-asalan

“Setelah dilakukan pengecakan bersama terkait adanya 7 makam yang kondisinya 4 makam ditemukan terbongkar dan jenazah telah hilang dan 3 makam ditemukan bahwa tanah makam tersebut amblas,” terangnya.

Selain itu ada fakta bahwa tujuh makam yang dibongkar tersebut, jenazahnya dipindahkan ke 2 lokasi yang berbeda, yaitu 4 Jenazah di perkuburan Sari Minyak di Kelurahan Lompoe Kecamatan Bacukiki Kota pare-pare dan 3 Jenazah di pekuburan Abbesoangge Kecamatan Suppa, Pinrang.

“Jadi saat ini aparat Polres Parepare menetapkan 14 tersangka, dari hasil penyeidikan adanya 7 makam kondisinya terbongkar, 4 makam ditemukan terbongkar dan jenazah telah hilang dan 3 (tiga) makam ditemukan bahwa tanah makam tersebut amblas,” bebernya.

BACA JUGA : Basarnas Sulsel Evakuasi Pendaki yang Jatuh di Jurang Gunung Lompobattang

Pengungkapan kasus ini, kata dia, merupakan kerjasama, dalam kasus ini Sat reskrim Polres Parepare juga mendapatkan barang bukti 3 Lembar Plastik pembungkus jenazah bagian luar.

Serta 1 buah Kayu Nisan, 3 lembar terpal plastik, 2 buah Sekop, dan 1 buah Cangkul, serta 1 buah Linggis.

“Para tersangka ini disangkakan melanggar pasal 180 KUHP dengan ancaman 1 tahun, 4 bulan penjara dan pasal 93 UU RI No 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan ancaman 1 tahun penjara,” tandasnya.


Penulis : Ibnu Gaffar | Editor : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!