Polda Sulsel Akan Tidak Pelaku Pengambil Paksa Jenazah dan Penyebar Hoax Covid-19

0
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Antara)
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Antara)

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan akan menindak tegas pelaku pengambil paksa jenazah dan penyebar hoax virus corona Covid-19 sebagai lahan binis yang berada media sosial.

Hal ini dikatakan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, Senin (6/2020) siang.

“Kami warning yang mengambil paksa mayat PDP di rumah sakit. Itu merupakan pidana dan akan kita proses,”tegas Ibrahim Tompo, dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir marak kejadian pengambilan paksa jenazah yang dilakukan para pihak keluarga, karena menolak penanganan jenazah yang menerapkan protokol Covid-19.

Selain itu marak pula berita bahwa rumah sakit menjadikan virus corona Covid-19 sebagai lahan bisnis yang beredar di media sosial Informasi.

“Termasuk pelaku penyebaran berita bohong. Tentang rumah sakit menjadikan virus corona Covid-19 sebagai lahan bisnis, termasuk  provokasi penolakan Rapid Test,”tuturnya

Ibrahim pun mengaku jika pihaknya akan terus melakukan patroli di dunia maya dan terus mengejar para pelaku yang meresahkan masyarakat itu.

“ Kita prihatin dengan pemikiran yang dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, padahal apa yang dilakukan oleh pemerintah hanya untuk kepentingan masyarakat umum,”kata mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Utara itu.

Sedangkan opini tentang bisnis Covid 19, kata Ibrahim, provokasi tidak mau rapid test, itu merupakan opini yang dibangun untuk memperkeruh suasana.

Ia berharap agar masyarakat tidak terpengaruh dengan issu tersebut karena akan menyesatkan dan merugikan bagi masyarakat itu sendiri.

Penulis : Bahar
Editor   : Reza

Berkomentar dengan bijak!