Temukan Kami di Sini:

Petugas Damkar di Selayar Ramai-ramai Seruduk Kantornya, Ternyata Anggaran Pos 8 Tak Cair

0
Petugas Damkar di Selayar Ramai-ramai Seruduk Kantornya, Ternyata Upah 8 Tak Cair
FOTO: Petugas pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar aksi protesnya di depan markas Satpol-PP dan Damkar di Jalan Ahmad Yani Benteng. [SUARATURATEA.COM/ISTIMEWA]

SUARATURATEA.COM, SELAYAR – Setidaknya, kurang lebih seratus petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan menggelar aksi protes.

Aksi protesnya itu berlangsung di depan Markas Satpol-PP dan Damkar, di galangan Jenderal Ahmad Yani Benteng, Kepulauan Selayar. Senin (23/8/2021).

Aksi ratusan personel Damkar Selayar itu menuntut upah uang makan dan minumnya di pos damkar, yang dimana disebut telah berbulan-bulan tidak terbayarkan. Padahal untuk kebutuhan sehari-hari harus tercukupi untuk operasional petugas.

BACA JUGA: Ditangkap, Ini Identitas Pengemudi Fortuner Berpelat Polri yang Tabrak Lari
BACA JUGA: Hamil 9 Bulan, Pemuda Ini Tega Injak dan Bunuh Kekasihnya

Saripuddin, Danton 1 Damkar Selayar, kepada media menjelaskan aksi protes mereka, bahwa apa yang mereka protes ini cukup beralasan.

“Tentunya karena menyangkut hal kecil yang didiamkan selama berbulan bulan. Jumlahnya memang tidak seberapa, tapi bagi mereka petugas Damkar yang baru tenaga kontrak dan honor, akan sangat bermanfaat dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.

Selain itu, aksi protes ini juga membawa kendaraan operasional damkar di depan markasnya. Dirinya berjanji, jika pejabat struktural yang bersangkutan tidak memenuhi tuntutan personelnya akan kembali menggelar aksi.

“Kami ke sini menuntut agar segera dicairkan anggaran pos, dan jika tidak memenuhi janjinya akan membayar besok maka kami akan turun lagi melakukan aksi protes ke kantor Bupati. Supaya hal ini sampai ke pimpinan daerah,” tandas Saripuddin.

BACA JUGA: Dua Mahasiswa di Makassar Diamankan Polisi, Ternyata Bawa Benda Terlarang

Sementara itu, Saparuddin, Sekretaris Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Selayar, kepada media membenarkan, bahwa sudah delapan bulan uang makan dan minum untuk pos personel Damkar belum terbayarkan.

Namun, pihaknya berjanji akan mencairkan dalam waktu dekat ini, dan paling lambat jadwal pencairannya pada Selasa (24/8/2021) besok.

BACA JUGA: Hidup Sebatang Kara, Nenek Hasiah di Selayar Tak Pernah Rasakan Bantuan Pemerintah

“Selaku sekretaris disini, saya bilang mau bantu tapi jangan kandang paksa saya, karena awal mereka masuk mendesak harus diselesaikan secepatnya. Saya bukan robot yang bisa menyelesaikan secepat itu, apalagi saya bukan penentu kebijakan, ada pak kadis sebagai pimpinan di sini sebagai penentu kebijakan. Jadi saya minta waktu sampai besok untuk menyelesaikan masalah ini. Kita sudah berkomunikasi para pejabat dan sudah berbicara langsung dengan kepala seksi yang hadir di ruangannya, Insya Allah besok kita selesaikan semua ini,” pungkasnya. (**)

Berkomentar dengan bijak!