Temukan Kami di Sini:

Perlahan Menemui Titik Terang, Kematian Dandi Korban Pesugihan di Gowa Diduga Karena Hantaman Benda Tumpul

0
Perlahan Menemui Titik Terang, Kematian Dandi Korban Pesugihan di Gowa Diduga Karena Hantaman Benda Tumpul
Perlahan Menemui Titik Terang, Kematian Dandi Korban Pesugihan di Gowa Diduga Karena Hantaman Benda Tumpul

SUARATURATEA.COM, GOWA – Tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel telah melakukan proses otopsi terhadap jenazah Dandi Saputra (22) yang meninggal dunia diduga karena menjadi korban pesugihan oleh ibu, bapak, paman dan kakeknya.

Dari hasil otopsi sementara sampel yang diambil oleh tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, DS memiliki tanda-tanda kekerasan.

Hal ini diungkapkan oleh operator tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, dr Deni Mathius usai melakukan otopsi jenazah DS di pemakaman Bossolo, Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Senin (20/9/2021).

BACA JUGA: PT Primanru; RSUD Jeneponto Enggan Bayar Utang
BACA JUGA: Soal Bantuan, Kadis Pertanian Jeneponto Tidak Transparan; Temui Saja Kabidnya

“Yang bisa saya sampaikan itu saja, bahwa memang tanda-tanda kekerasan itu ada, cuman itu saya tidak bisa ngomong kan,” kata dr Deni di lokasi.

Dia menegaskan bahwa, informasi itu diperuntukkan guna kebutuhan penyidik Polres Gowa, pihaknya baru bisa membeberkan setelah hasil laboratorium keluar yang dapat memakan waktu dua hingga tiga minggu kedepan.

“Itu menjadi informasi kepada teman-teman penyidik dan disinkronkan untuk hasil lab kami,” tuturnya.

Kata Deni, beberapa di bagian tubuh korban ada yang ditemukan tanda-tanda tindakan kekerasan. Tanda-tanda kekerasan yang dialami DS itu diduga akibat hantaman benda tumpul. Hanya saja, dr Deni tidak menjelaskan secara detail di bagian tubuh mana saja DS mengalami tindakan kekerasan.

Hal ini tentunya guna dilakukan kepentingan pengembangan penyelidikan yang akan dilakukan oleh penyidik Polres Gowa lebih lanjut terkait kematian yang diduga Dandi korban pesugihan.

BACA JUGA: Misteri, Siapa Pencipta Aksara Jawa?
BACA JUGA: Menyikap Tabir Kematian DS, Korban Diduga Jadi Tumbal Pesugihan di Gowa

“Benda tumpul, (di sekujur tubuh?) nanti kami akan sampaikan ke teman penyidik,” pungkasnya.

Diketahui Dandi Saputra (22) meninggal dunia pada 31 Agustus 2021 lalu. Dandi meninggal dunia diduga karena penganiayaan dilakukan oleh orang tua kandungnya. Bahkan Dandi dikabarkan meninggal dunia karena dicekoki dua liter garam.

Pasca Dandi dimakamkan pada 1 September 2021, adiknya berinisial AP juga menjadi korban, AP mengalami luka pada mata kanannya, akibat tindakan itu, mata kanan korban nyaris dicungkil oleh ibunya sendiri.

BACA JUGA: Hilang Kendali, Seorang Pengendara Motor Tewas dilindas Mobil
BACA JUGA: Menyikap Tabir Kematian DS, Korban Diduga Jadi Tumbal Pesugihan di Gowa

Saat ini polisi telah menetapkan empat orang berstatus sebagai tersangka, ke empat orang itu adalah ibu, bapak, paman dan kakeknya.

Ibu dan bapaknya saat ini masih menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa Kota Makassar, sementara dua lainnya, paman dan kakeknya telah menjalani tahanan di Mapolres Gowa. (**)

Berkomentar dengan bijak!