Perekaman Data Penduduk, Capil Jeneponto Akui Terkendala Blangko E-KTP

0
Baharuddin Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Jeneponto

Aiman/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO—Kementerian Dalam Negeri menargetkan, 22 juta jiwa penduduk Indonesia yang saat ini belum melakukan perekaman Kartu Tanda Pengenal (KTP) elektronik di seluruh Indonesia, segera menuntaskan hal tersebut. Dia menargetkan paling lambat pekerjaan itu selesai 30 September 2016 mendatang.

“Saat ini masih ada sekitar 22 juta jiwa penduduk yang belum melakukan perekaman atau setara 12 persen. Padahal, penduduk wajib KTP elektronik di Indonesia adalah 183 juta jiwa dan yang sudah melakukan perekaman baru 161 juta jiwa atau 88 persen,” ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri, Zudan Arif Fahkrullah, di Jakarta, Rabu 24 Agustus 2016. Dikutip dari Viva.co.id

Sementara itu untuk daerah kabupaten Jeneponto saat ini ada 8000 warga yang sudah direkam tapi belum diterbitkan fisiknya (KTP) karena terkendala material blangko dan hingga kini, ada 30 persen yang berlum melakukan perekaman.

“Kita berharap kuota blangko e-KTP di tambah karena kita masih kekurangan Saat ini ada 8000 jiwa. Sementara itu,  Penduduk Jeneponto yang sudah melakukan perekaman, dan yang belum sekira 25 hingga 30 persen yang belum melakukan perekaman, atau berkisar berkisar 469.82 jiwa, ini terkendala blangko yang belum mencukupi,” ujar Baharuddin Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Jeneponto (Kamis, 25/08/216)

Ia menanbahkan akam berinisiatif dengan melakukan perekaman secara mobile dengan mendatangi perkampungan warga, “ini intruksi mentri dalam negeri untuk menuntaskan bulan September nanti,”pungkasnya

Baca Juga :

Hanya Dapat Jatah Delapan Orang, Panitia CJH Jeneponto Kecewa

Penurunan Baliho Dirinya, Wakil Bupati Laporkan Satpol PP ke Polisi

Berkomentar dengan bijak!