Penganiayaan di Takalar, Menantu Nekat Parangi Mertua

0
Penganiayan di Takalar, Menantu Nekat Parangi Mertua
Penganiayan di Takalar, Menantu Nekat Parangi Mertua

SUARATURATEA.COM, TAKALAR – Insiden penganiayaan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kali ini melibatkan menantu dan mertua.

Kejadian penganiayaan melibatkan mertua dengan menantu di Dusun Boddia, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Takalar.

“Kejadiannya kemarin Jumat, 08 Januari 2021 sekitar pukul 20.00 WITA,” kata Kasubag Humas Polres Takalar, AKP Zein Arman. Sabtu, 9 Januari 2021.

BACA JUGA : Cara saya memulihkan penglihatan dalam 2 minggu
BACA JUGA : Kutil lepas & Parasit akan Keluar dari Tubuh jika Kamu Campur Ini

Identitas korban penganiayaan ini bernama Bao daeng Bombong (55), mertua dari Salasa daeng Tulung (38).

Pelaku Daeng Tulung ini melakukan penganiayaan dengan cara memerangi mertuanya, Bao daeng Bombong dan Daeng Singara.

“Bao bekerja sebagai nelayan, ia dianiaya oleh menantunya” tambah Zein.

Selain itu, Salasa juga mengobrak-abrik perabotan rumah tangga.

BACA JUGA : Belajar Bisnis Properti Kost – Dari Praktisi Bisnis Langsung [IK]
BACA JUGA : Geram, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Dihina Akun YouTube MY Asean Malaysia

Insiden dalam peristiwa ini juga melibatkan satu orang wanita, yakni daeng Singara (40).

Perbuatan Daeng Tulung melakukan penganiayaan ini disebut dipengaruhi minuman keras.

“Pelaku dalam keadaan mabuk, dan langsung menganiaya dua orang yaitu mertuanya dengan menggunakan sebilah parang,” terangnya.

Akibatnya, Bao daeng Bombong mengalami luka robek pada kepala bagian atas sepanjang 5 cm.

“Korban Daeng Singara juga mengalami luka robek pada telapak tangan kanan dan saat ini masih mendapat perawatan intensif,” tandasnya.

Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Takalar guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berkomentar dengan bijak!