Penerbitan NUPTK di Dinas Kementrian Agama Takalar, Diduga Sarat Calo

0
Ilustrasi

Jaya/Jurnalis

 

TURATEANEWS.com,TAKALAR—Seorang guru honorer Di Mts (Madrasah Tsanawiah) Al-Qamar Salaka kelurahan Salaka kecamatan pattallassang kabupaten Takalar Sulawesi selatan minta perhatian Pemerintah,Senin (30/5/2016

Menurut pengakuang Mustamin, dia meminta perhatian pihak sekolah dan Kementrian Agama kabupaten Takalar, karena 10 tahun mengabdi sebagai guru honorer di Mts Al-Qamar Salaka, namun belum juga mendapat nomor unik pendidikan dan tenaga kependidikan (NUPTK).

“saya ini sudah mengabdi kurang lebih sepuluh tahun, namun tidak pernah mendapat perhatian. Jangankan diangkat jadi PNS, nomor NUPTK saja belum ada,” tutur Mustami

Mustamin menambahkan, salah satu yang juga guru honorer yang baru mengabdi lima tahun tapi sudah mendapat NUPTK.

“Muspiatu juga guru honor, pengabdiannya baru lima tahun, namun sudah mendapat NUPTK dari kantor kementrian agama Takalar,”ungkap Mustamin

Sementara itu, kepala bidang investigasi Lembaga Bangun Desa Sulawesi (LAMBUSI) Syahbuddin, mengatakan kalau masalah yang dialami mustamin ada keganjilan. Karena nama Mustamin terpampang disalahsatu kelas sebagai pengawas ulangan, namun yang melaksanakan orang lain.

“Mustamin ini tidak diberi soal ulangan, tapi guru lainnya yang mendapat,”kata Sahabuddin

Selain itu lanjut Sahabuddin, permasalahan lain adalah adanya dugaan percaloan dalam pengurusan NUPTK. “Bayangkan saja, Mustamin sudah mengabdi 10 tahun sedangkan Muspiatu baru mengabdi 5 tahun namun sudah mendapat NUPTK,”katanya

Kepala bidang investigasi Lambusi, juga mengancam akan melaporkan kejadian ini ke  pihak kepolisian.

Baca Juga :

Hardiknas Diwarnai Aksi Demo Di Takalar

Sebesar Rp 11,5 Triliun Dana Desa Sudah Disalurkan

KPK Gelar Workshop Integritas Bagi Pejabat Pemprov. Sulsel

Berkomentar dengan bijak!