Temukan Kami di Sini:

Penembakan Jurnalis, IJTI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus yang Keempat

0
Penembakan Jurnalis, IJTI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus yang Keempat
Ilustrasi

SUARATURATEA.COM – Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Budi Amin Tanjung, mengutuk keras aksi penembakan terhadap Mara Salem Harahap, jurnalis media online di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Ketua IJTI, Budi menyebut aksi penembakan terhadap jurnalis yang menewaskan Mara Salem Harahap alias Marsal itu merupakan aksi yang sangat biadab.

Selain itu sederet kasus kekerasan terhadap jurnalis di wilayah Sumatera Utara dalam sebulan terakhir, membuktikan wilayah ini tak aman untuk para jurnalis.

BACA JUGA : Bejat! Bocah 13 Tahun di Jeneponto Jadi Korban Pemerkosaan

“Ini yang keempat bulan ini di Sumatera Utara. Sayangnya belum ada yang berhasil diungkap Polisi,” sebut Budi, Sabtu (19/6/2021).

Karena itu, IJTI Sumut mendesak Polda Sumut untuk mengarahkan jajarannya agar dapat menangkap pelaku-pelaku teror yang dialami wartawan.

“Ini ada cara-cara premanisme, cara-cara intimidasi terhadap kerja jurnalis. Wartawan di Sumut sudah tidak nyaman lagi bekerja. Para pelaku haru ditangkap,” tegasnya.

BACA JUGA : Fakta Baru Perkara Nurdin Abdullah, Ternyata Diam-diam Edy Rahmat ‘Bermain’

Seperti yang diketahui, Pemimpin Redaksi media online lassernewstoday.com, Mara Salem Harahap ditembak hingga tewas orang tak dikenal tak jauh dari rumahnya di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun pada dini hari tadi.

Mara Salem diduga dibunuh karena media online miliknya kerap memberitakan dugaan penyelewangan yang dilakukan pejabat BUMN, maraknya peredaran narkoba dan judi di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun. Dia juga kerap memberitakan bisnis hiburan malam yang diduga melanggar aturan.

Berkomentar dengan bijak!