Pendukung Trump Ramai-ramai Tinggalkan Facebook dan Twitter

0
Pendukung Trump Ramai-ramai Tinggalkan Facebook dan Twitter
Ilustrasi

SUARATURATEA.COM – Twitter dan Facebook rajin menyaring ataupun melabeli konten hoax, terlebih belakangan yang terkait Pilpres AS 2020, di mana petahana Donald Trump mengklaim menang dan pemilu telah dicurangi. Para pendukung Trump pun gerah dan beralih ke media sosial lain.

Ya, sebagian fans Trump yang pada umumnya kaum konservatif atau kanan, gerah dengan Twitter dan Facebook karena menganggap suara mereka tidak diwadahi. Salah satunya presenter Fox Business, Maria Bartiromo, yang memutuskan meninggalkan Twitter.

“Saya akan segera pergi dari Twitter dan menggunakan Parler. Please, buka saja akun di Parler,” tulisnya, meminta pendukung Trump ikut pindah seperti dirinya.

Sosok tenar lain dari kalangan konservatif yang telah pindah ke Parler antara lain senator Ted Cruz, aktivis Laura Loomer sampai Eric Trump. Parler yang didirikan pada tahun 2018 langsung melesat, dengan lebih dari 3,3 juta download dari pengguna baru.

Layanan media sosial lain yang ketiban berkah dari pendukung Donald Trump termasuk Newsmax, MeWe dan Rumble. Tidak seperti Facebook dan Twitter yang sangat ketat memerangi informasi hoax, platform itu lebih rileks bahkan cenderung bebas di mana segala macam informasi bisa tampil walau tidak benar.

“Kami tidak tahu apa ini hanya protes simbolis terhadap Twitter dan Facebook atau memang sungguhan dan bertahan lama. Tapi dinamikanya jelas, kaum konservatif marah pada moderasi konten, terutama yang melawan presiden,” kata Daniel Kreis, profesor politik di University of North Carolina.

Layanan seperti Parler dianggap lebih mewadahi kebebasan bersuara fans Donald Trump walaupun di sisi lain penuh dengan informasi hoax. “Banyak orang baru tahu tentang Parler, tapi layanan ini sudah cukup lama eksis dalam hal menjadi corong berita sayap kanan, dan juga misinformasi,” sebut Joan Donovan, pakar ekstrimisme online yang dikutip dari CNN, Senin (16/11/2020).

Berkomentar dengan bijak!