Panwas Takalar Beri Warning “Tidak Gunakan Fasilitas Negara” Pilkada

0
Ketua Panwaslu Takalar Ibrahin Salim

Jaya/Jurnalis

TURATEANEWS.com,TAKALAR—Ketua Panwaslu Takalar Ibrahin Salim menjelaskan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia sejauh ini memberikan warning (peringatan) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak melibatkan diri secara langsung dalam pilkada yang akan diselenggarakan tahun 2017 mendatang.

Baca : Pilkada Jeneponto, Nama Balon Bermunculan, Independen Juga Ada

Penegasan itu disampaikan saat ditemui di kantor sekretariat panwas Takalar jalan Syek Yusuf  Jum’at (2/9/2016) kemarin, dalam rangka pengawasan dan penanganan pemilihan bupati dan wakil bupati, tang akan diselenggarakan tahun 2017 mendatang.

Baca :  Empat Baliho Wakil Bupati Dirusak

“Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait Netralitas PNS dilarangan penggunaan aset pemerintah dalam pemilihan kepala daerah serentak, ini berdasar pada surat edaran badan pengawas pemilihan umum RI bernomor 0347/Bawaslu /X/2015, begitupun juga pelaksanaan pengawasan pemilihan Gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota sesuai yang tercantum dalam UU nomor 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilu,”kata Ibrahin.

Baca : Ketua DPRD : Tak Ada Kata Mundur “Pilkada 2018”

Ibrahim menambahkan, sosialisasi ini juga sudah disampaikan keseluruh elemen baik aparatur Negara dalam hal ini Kodim,Polres, Inspektorat dan semua instansi terkait serta panwas kecamatan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran pemilu yang dilakukan ASN.

Baca Juga :

Andi Makmur Yakin Diusung Parpol Koalisi Besar

Andi Makmur Andi Sadda Deklarasikan Diri Bulan Ramadhan Ini

H Baharuddin Nai Mengaku Terbitkan KTP Lukman, Namun Tidak Tau Untuk Apa

Bawaslu Provinsi Hanya Siapkan 5 M, Arumahi : agar Pemkab Takalar Membantu

Berkomentar dengan bijak!