Temukan Kami di Sini:

Pakai Plat Palsu, Pegawai Disnakertrans Jeneponto Terjaring Ops Zebra

0

TURATEANEWS.COM,JENEPONTO–Operasi Zebra yang digelar Satlantas Polres Jeneponto benar-benar memberikan efek jera bagi pengendara yang melanggar aturan lalulintas.

Bahkan petugas di lapangan menjaring mobil pribadi Toyota Kijang seorang pegawai Disnakertrans Jeneponto bernama Abd. Rais yang menggunakan plat kendaraan palsu bernomor Polisi DD 1355 GC.

Operasi Zebra yang digelar di Jalan Lanto Daeng Pasewang kel. Belokallong Binamu tepatnya di depan masjid Agung Jeneponto, Senin (14/11/2017).

Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Morens DN mengatakan bahwa selain melanggar undang-undang lalu lintas, pengemudi ini juga melanggagar hukum pidana tentang pemalsuan.

“Ini sangat bisa merepotkan jika terjadi tindak pidana atau kecelakaan maka kita akan sukar melacaknya, ini untuk keamanan dia, yang tertera di STNKnya DD 1371 GE, “ucap Kasat Lantas disela kegiatan operasi, Senin (15/11/2017).

Sesuai UULAJ nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pengendara yang mengenakannplat palsu dikenakan Pasal 280, yaitu denda paling banyak 500.000 atau kurungan dua bulan.

Pihak kepolisian mengincar tujuh model pelat nomor kendaraan.

1. TNKB yang hurufnya diatur, angka diubah supaya terbaca /angka diarahkan ke belakang sehingga terbaca nama.
2. TNKB yang hurufnya diubah seperti huruf digital.
3. TNKB ditempel stiker/logo/lambang kesatuan/instansi yang terbuat dari plastik/logam/kuningan pada kendaraan pribadi, seolah-olah pejabat.
4. TNKB yang menggunakan huruf miring dan huruf timbul.
5. TNKB yang dibuat di luar ukuran (terlalu besar/terlalu kecil).
6. TNKB diubah warna/doff dan ditutup mika sehingga warna berubah.
7. TNKB yang huruf angkanya sebagian ditebalkan dan sebagian dihapus dengan cat piloks sehingga nomor asli tersamar warna catnya, sulit untuk dibaca.

Operasi yang digelar lebih sejam itu, Polisi menilang 52 pelanggar lalu lintas dengan berbagai macam pelanggaran.(LDS/RWY)

Berkomentar dengan bijak!