Ini Kronologis Penangkapan Dua PNS Dinas PU Jeneponto

0
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Ismail Samad

TURATEANEWS.com,JENEPONTO—Penangkapan dua oknum PNS dinas PU Jeneponto dalam Operasi Pemberantasa Pungli (OPP) yang dilakukan pihak polres Jeneponto dipumpin Kasat Intelkam AKP Nur Parape di kantor dinas pekerjaan umum (DPU) Jl.Pelita, Jeneponto, Sekitar pukul 14.00 wita Senin 07 November.

Kasat Intelkan AKP Nur Parape membeberkan kronologis penangkapan tersebut. “Berawal dari informasi dari masyarakat, bahwa dikantor dinas PU itu sering terjadi transaksi pungli (Biaya kontrak proyek red), maka kami dari tim intelejen polres melakukan penyelidikan, ternyata disalah satu ruangan disitu kita temukan mau ada transaksi,”Katanya.

Menurut Kasat Intel, dari hasil OTT tersebut, dua orang oknum pegawai negeri sipil (PNS) berada di ruang Cipta karya Kantor dinas Pekerjaan umum Kabupaten Jeneponto diamankan ke Mapolres Jeneponto beserta uang Rp3 juta, satu unit Laptop dan berkas.

“Dari tranksasi itu, yang menerima uang kita amankan, dan ada juga satu orang didalam ruang kita amakan. Kalau yang memberi saya tidak tahu, karena saat saya masuk diruangan sudah tidak ada itu yang memberi,”ujar AKP Nur Parape.

Hasil OTT itupun, Polisi mengamankan uang 3 juta yang diduga hasil transaksi dan satu unit Laptop dan berkas yang ada didalam ruangan tersebut juga ikut diamankan ka Mapolres Jeneponto,”Ia ada 3 juta uang kita amankan juta,”Katanya.

Namun ironisnya saat dilakukan  OTT, dugaan pemberi uang tidak ditangkap ditempat kejadian. Yang diatangkap cuma yang dianggap yang menerima dan satu orang lelaki diduga tidak tahu apa apa ikut diamakan ke mapolres.

Padahal informasi yang dihimpun  dilapangan saat dilakukan OTT, ada oknum kontrakor berinisial TP datang ke ruang cipta karya ingin membayar uang kontrak dan Kasat intel pun menyusul dari belakang,”Itu tidak benar, karena saya langsung kesasaran,”Katanya.

Setelah ditanya, bagaimana status kedua orang tersebut, Kasat Intelkam menjawab, keduanya masih dalam tahap pemeriksaan dan masih dilakukan penyelidikan, apakah uang yang  diamankan itu benar pungli.

“Masil dilidik, uang itu kita amankan, kita tunggu hasilnya saja, apakah yang menerima uang itu hasil daripada OTT itu. Tapi keduanya kita sudah serahkan kereskrim. Terkait statusnya, nanti tanyakan saja ke reskrim,”Jelas AKP Nur Parape.

Sementara Kasat reskrim Polres Jeneponto AKP Ismail Samad membenarkan adanya dua orang oknum PNS yang ia terima dari sat Intlekam,”Yang diserahkan ke reskrim baru dua orang, tadi pagi terduga yang memberi juga diamankan dan sementara diperika,”Kata AKP Ismal.

Terkait status ketiga orang tersebut AKP Ismail mengatakan  masih status terperiksa,”Masih tahap penyelidikan karena baru diambil keteranganya itu si lelaki TP  yang memberikan uang, sebelumnya yang diserahkan ke reskrim hanya dua orang,”Katanya.

Agung

Editor  : Kr Lomba

Layout : Sulaiman

 

Berkomentar dengan bijak!