OJK Regional VI, Luncurkan Fasilitas Gerakan Akses Kredit Nelayan

0
Bambang Kiswono Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI untuk Maluku dan Papua di damping Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, pada acara louncing Gerakan Fasilitasi Akses Kredit 3x1000 UMKM Binaan pemerintah yang dilaksanakan Pelabuhan Pelelangan Ikan Beba Kecamatan Galesong Utara Takalar. Kamis (10/11/2016)

TAKALAR—Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI untuk Maluku dan Papua Bambang Kiswono menghadiri acara louncing Gerakan Fasilitasi Akses Kredit 3×1000 UMKM Binaan pemerintah yang dilaksanakan di Pelabuhan Pelelangan Ikan Beba Kecamatan Galesong Utara Takalar. Kamis (10/11/2016).

Dikatakan, bahwa  POKA Akses UMKM TPAKD ini beranggotakan antara lain Biro Bin Perekonomian Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Otoritas Keuangan Bank Indonesia, SKPD terkait, dan 5 Bank Umum Penyalur KUR di Sulawesi Selatan yaitu Bank Sulselbar, BRI, Bank Mandiri, BNI, dan Bank Bukopin.

“secara intensif telah berkoordmasi untuk memfasiltasi akses kredit kepada 3.158 UMKM potensial hasil rekomendasi Pemerintah Daerah yang belum memperoleh kredit Bank terutama di sektor pertanian dan perikanan, dengan total kredit mencapai Rp 2,18 triliun,”ungkap Bambang

UMKM binaan Pemda tersebut didominasi 85.8% UMKM di sektor pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan. Sisanya 14.2% UMKM di sektor industri, perdagangan dan jasa TPAKD Provinsi Sulsel menggagas pelaksanaan acara ini sebagai bagian dari pelaksanaan Gerakan 1000 Perbaikan dan Program 3 M 1 B (3 kali lebih Maju, Modern,Mandiri dan 1 Kebersamaan) yang dicanangkan oleh Bapak Gubernur Sulawesi Selatan.

Acara ini juga merupakan bagian dari kampanye percepatan akses keuangan di Sulawesi Selatan yang tercatat pada tahun 2013 baru sebesar 47,51% di bawah rata-rata nasional sebesar 57,28% Program percepatan akses keuangan terutama pada kelompok UMKM di sektor pertanian dan perikanan menjadi prioritas TPAKD mengingat pangsa kredit perbankan kepada sektor usaha tersebut di Sulawesi Selatan masih sangat minim yaitu hanya 2,92% dari total kredit perbankan posisi September 2016.

Pangsa kredit tersebut telah meningkat dari posisi sebelumnya pada Desember 2015 sebesar 2,599 seiring upaya TPAKD dalam mendorong penyaluran kredit UMKM terutama di sektor pertanian dan perikanan.

Agung

Berkomentar dengan bijak!