Temukan Kami di Sini:

Ngeri! Bayar Suruhannya Rp70 Juta, Driver Online di Makassar Diculik dan Dibuang

0
Ngeri! Bayar Suruhannya Rp70 Juta, Driver Online di Makassar Diculik dan Dibuang
Foto: Wanita NK usai dijemput polisi bersam tiga orang stafnya di Jakarta saat tiba di Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan.

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Seorang wanita terpaksa diringkus Jajaran Unit Jatanras Polrestabes Makassar.

Wanita yang diringkus polisi itu diduga sebagai otak pelaku penculikan dan penelantaran seorang driver online di Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang bernama Arham.

Tak tanggung-tanggung, wanita berinisial NK (31) yang ditangkap diduga adalah dalang otak dibalik penculikan. NK juga mampu membayar orang suruhannya hingga Rp70 juta untuk menculik korban dan membuangnya di provinsi Gorontalo.

“Wanita yang ditangkap ini memberi upah sebesar 70 juta kepada orang suruhannya,” kata Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, IPTU Afhi Abrianto. Minggu (29/8/2021).

Pengungkapan kasus tersebut atas laporan korban yang berhasil tiba di Makassar, setelah dirinya melaporkan kasus penculikan hingga ditelantarkan.

Diketahui, korban dibawa kawanan pelaku sampai di Provinsi Gorontalo selama 10 hari, dan dibuang di wilayah perbukitan dalam kondisi terikat dan mulut dilakban.

Saat tiba di Makassar, polisi langsung bergerak menindaklanjuti laporan itu. Alhasil polisi membekuk pelaku pria masing-masing bernama Azis, Harun dan Abdu di lokasi yang berbeda-beda.

“Dari hasil interogasi, kawanan pelaku ini diiming-imingi uang 40 juta, dengan cara mentransfer uang muka 30 juta. Saat itu menerima sambungan telepon dari seseorang (diduga NK) agar aksi ini dilancarkan. Kemudian sisanyany diserahkan setelah melakukan aksinya,” terang IPTU Afhi.

Dari hasil penyelidikan itu, polisi berhasil membekuk wanita NK di wilayah Ibu Kota Jakarta. Kasus ini diduga dilatarbelakangi asmara dan dendam.

Pengejaran komplotan penculik driver online itu berakhir di Jakarta. NK diketahui seorang pengusaha yang berdomisili di Ibu Kota Jakarta. Di sana polisi menangkap empat orang itu di sebuah hotel di kawasan pemukiman Tangerang.

“Kita terbangkan dari Jakarta ke Makassar untuk penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya. Seorang pengusaha konveksi (NK) dan tiga orang itu lainnya adalah staf dari mereka,” bebernya.

Dalam kasus ini polisi setidaknya menangkap tujuh orang pelaku yang berperan sebagai otak dan eksekutor aksi penculikan dan pembuangan terhadap seorang driver online.

Sementara itu, polisi kini masih mencari barang bukti lainnya serta mobil korban yang dibawa kabur oleh pelaku kawanan tersebut saat membawanya ke Gorontalo di sebuah bukit dengan kondisi mata tertutup, kaki dan tangannya diikat. (*)

Berkomentar dengan bijak!